World Power PlantsWorld Power Plants
Indonesia

Pembangkit Listrik di Indonesia

297 total pembangkit · 108.2 GW · Asia

Total Pembangkit
297
Total Kapasitas
108.2 GW
Energi Terbarukan
9.4%

10.1 GW dari sumber terbarukan

Distribusi Bahan Bakar
Gas
8.1%(24)
Coal
7.4%(22)
Hydro
1.3%(4)

Sumber Energi berdasarkan Kapasitas

Gas
48.8 GW69
Coal
47.8 GW94
Hydro
7.9 GW66
Geothermal
2.3 GW16
Oil
0.9 GW23

Sektor Energi dan Pembangkitan Listrik di Indonesia

Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki sumber daya energi yang melimpah, termasuk sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan. Sektor energi di Indonesia memainkan peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, kebutuhan akan listrik dan energi yang berkelanjutan menjadi semakin mendesak.

Sumber daya energi di Indonesia terdiri dari energi fosil, seperti minyak bumi, gas alam, dan batubara, serta energi terbarukan seperti tenaga air, tenaga angin, tenaga surya, dan biomassa. Dari ketiga sumber energi tersebut, batubara merupakan sumber utama untuk pembangkitan listrik, menyuplai sekitar 60% dari total kapasitas pembangkit listrik yang ada. Indonesia juga merupakan salah satu negara penghasil batubara terbesar di dunia, dengan banyaknya tambang yang tersebar di pulau-pulau seperti Sumatera dan Kalimantan.

Gas alam juga berperan penting dalam sektor energi Indonesia. Negara ini memiliki cadangan gas alam yang signifikan dan menjadi salah satu pengekspor gas alam cair (LNG) terbesar di dunia. Gas alam digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik dan juga untuk industri, yang menjadikannya sebagai alternatif yang lebih bersih dibandingkan batubara.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia semakin berkomitmen untuk mengembangkan energi terbarukan sebagai bagian dari strategi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan energi terbarukan, terutama tenaga air, yang memiliki kapasitas terpasang yang cukup besar. Selain itu, potensi energi surya di Indonesia sangat tinggi mengingat lokasi geografisnya yang dekat dengan garis khatulistiwa. Saat ini, beberapa proyek pembangkit listrik tenaga surya sedang dikembangkan untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi nasional.

Strategi Energi Nasional Indonesia, yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden, menargetkan agar 23% dari total bauran energi pada tahun 2025 berasal dari sumber energi terbarukan. Ini mencakup pengembangan pembangkit listrik tenaga angin, biomassa, dan geotermal, yang juga memiliki potensi besar di Indonesia. Geotermal, misalnya, menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dunia dalam kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga geotermal.

Meskipun terdapat banyak potensi, sektor energi Indonesia menghadapi tantangan, seperti infrastruktur yang belum memadai, investasi yang rendah dalam teknologi energi terbarukan, dan masalah regulasi. Selain itu, akses listrik di daerah terpencil masih menjadi isu yang perlu diatasi untuk memastikan bahwa seluruh penduduk Indonesia dapat menikmati listrik.

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, telah mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki situasi ini dengan memperkenalkan kebijakan yang mendukung investasi dalam sektor energi terbarukan dan meningkatkan efisiensi energi. Dengan demikian, harapan untuk menghasilkan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Indonesia semakin meningkat.

Secara keseluruhan, sektor energi dan pembangkitan listrik di Indonesia sedang dalam tahap transisi menuju keberlanjutan, dengan fokus pada pengembangan sumber energi terbarukan dan pengurangan dampak lingkungan dari penggunaan energi fosil. Melalui upaya kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, Indonesia berpotensi untuk mencapai tujuan energi yang berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan energi di masa depan.

Pembangkit Listrik

Nama PembangkitJenisKapasitasTahun
PLTU Paiton I Unit 7 & 8Coal5,355 MW2000
PLTU Tanjung Jati BCoal4,640 MW2001
Paiton Power StationGas4,608 MW1999
Unit Pembangkit Listrik PaitonCoal4,608 MW2000
Stasiun Pembangkit SuralayaGas4,025 MW1999
PLTU SuralayaCoal3,400 MW1984
Tanjung Jati Power PlantGas2,643.8 MW2001
Pembangkit Listrik Muara TawarGas2,593 MW1998
PLTGU Muara TawarGas2,593 MW2000
Cilacap Power PlantGas2,260 MW2011
Pembangkit Listrik GresikGas2,219 MW2011
PLTU CilacapCoal2,121 MW1988
Tambak Lorok Power PlantGas2,000 MW2015
PLTGU Muara KarangGas1,908 MW1997
PLT Muara KarangGas1,908 MW1997
PLTGU GresikGas1,579 MW2010
PLTGU GratiGas1,424.66 MW2015
Pembangkit Listrik GratiGas1,424.66 MW2015
PLTU Tanjung Jati B - expansionCoal1,324 MW2012
Cilacap Sumber power stationCoal1,260 MW2011
PLTU Banten LontarCoal1,260 MW2012
PLTGU Priok Block 1 2Gas1,180 MW2011
Palabuhanratu Power PlantGas1,050 MW2015
PLTU Jabar Selatan - Pelabuhan RatuCoal1,050 MW2012
Pembangkit Penyimpanan Terpompa Upper CisokanHydro1,040 MW2021
PLTGU Tambak LorokGas1,034 MW2014
CirataI & IIHydro1,008 MW1987
PLTU CirataGas1,008 MW1984
Indramayu Power PlantGas990 MW2013
PLTU Jawa Barat - IndramayuCoal990 MW2010
Indramayu Power PlantCoal990 MW2010
PLTU Banten 3 - Teluk Naga/LontarCoal945 MW2019
PLTGU Muara Tawar Block 1 &2Gas920 MW2000
PLTGU CilegonGas903 MW2010
PLTGU Belawan – SicanangGas817 MW2014
PLTU PerawangCoal755 MW2009
PLTGU Muara Karang repoweringGas753 MW2015
Pembangkit Listrik CilegonGas740 MW2019
PLTGU BelawanGas720 MW2011
SagulingHydro700.72 MW1998
Saguling Power PlantHydro700.72 MW1998
Tanjung Awar-Awar power stationCoal700 MW2012
Pembangkit Listrik Tenaga Uap CirebonCoal660 MW2012
PLTU Cirebon Unit 1Coal660 MW2012
PLTU CirebonCoal660 MW2012
Banten Serang power stationCoal660 MW2017
Pacitan Power PlantCoal630 MW2018
PLTU PacitanCoal630 MW2018
PLTU Jawa Tengah 1 - RembangCoal630 MW2016
Pacitan power stationCoal630 MW2011

Menampilkan 50 dari 297 pembangkit