World Power PlantsWorld Power Plants

Paiton Power Station4,608 MW Gas

Gas

Paiton Power Station adalah pemain signifikan dalam lanskap energi Indonesia, berkontribusi pada kapasitas pembangkitan energi yang terus berkembang di negara ini. Pembangkit listrik berbahan bakar gas ini memiliki kapasitas substansial sebesar 4608 MW, menjadikannya salah satu yang terbesar di wilayah tersebut. Terletak pada koordinat -7.7138, 113.5826, pembangkit ini memainkan peran penting dalam memastikan pasokan listrik yang andal bagi konsumen industri dan rumah tangga di Jawa Timur, daerah yang dikenal dengan aktivitas ekonomi dan kepadatan penduduknya. Penggunaan gas sebagai jenis bahan bakar sejalan dengan transisi Indonesia menuju sumber energi yang lebih bersih, bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara dan meningkatkan kualitas udara. Teknologi pembangkitan berbahan bakar gas sangat dihargai karena efisiensinya dan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar fosil tradisional. Paiton Power Station memanfaatkan teknologi turbin gas siklus gabungan yang canggih, yang memungkinkan efisiensi operasional yang lebih tinggi dengan menggunakan kembali panas buang untuk pembangkitan listrik tambahan. Integrasi ini tidak hanya mengoptimalkan penggunaan bahan bakar tetapi juga meminimalkan dampak lingkungan, sejalan dengan tujuan kebijakan energi Indonesia yang fokus pada keberlanjutan dan pengembangan rendah karbon. Pentingnya Paiton Power Station tidak dapat diabaikan, karena secara signifikan berkontribusi pada jaringan nasional dan membantu menstabilkan pasokan listrik di tengah permintaan yang terus meningkat. Saat Indonesia terus meningkatkan infrastruktur energinya, kapasitas operasional dan keandalan fasilitas seperti Paiton akan sangat penting dalam memenuhi kebutuhan energi di masa depan dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Kapasitas
4,608 MW

4.61 GW

Tahun Beroperasi
1999

27 tahun

Pemilik
Paiton Energy
Lokasi
-7.7138°, 113.5826°

Indonesia, Asia

Lokasi

Koordinat:: -7.713833, 113.582611
Buka di Google Maps
Carbon Footprint490 g CO₂/kWh
Annual CO₂
8.90 Mt
18165 GWh/year × 490 g/kWh
Cumulative CO₂
240.32 Mt
Over 27 years of operation
Closing Soon
2029
3 years remaining
Annual emissions equivalent to
1.9M
cars per year
1.2M
homes per year
404.6M
trees to offset

Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.

Detail Teknis

Jenis Bahan Bakar Utama
Gas
Sumber Energi
Tidak Terbarukan
Negara
Indonesia
Benua
Asia
Sumber Data
Basis Data Pembangkit Listrik Global

IndonesiaProfil Energi

297
Total Pembangkit
108.2 GW
Total Kapasitas
GasCoalHydroGeothermal
Bahan Bakar Teratas

Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi

Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.

Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?

Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.