World Power PlantsWorld Power Plants

Stasiun Pembangkit Listrik Chemiepark Marl136 MW Coal

Coal

Chemiepark Marl power station adalah pembangkit listrik tenaga batu bara yang terletak di Jerman. Pembangkit ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 136 MW yang dihasilkan dari energi batu bara. Pembangkit ini mulai beroperasi pada tahun 1974. Pembangkit ini dioperasikan oleh Infracor GmbH.

Kapasitas
136 MW
Tahun Beroperasi
1974

52 tahun

Pemilik
Infracor GmbH
Lokasi
51.6846°, 7.1000°

Jerman, Europe

Lokasi

Koordinat:: 51.684600, 7.100000
Buka di Google Maps
Carbon Footprint820 g CO₂/kWh
Annual CO₂
537.3 Kt
655 GWh/year × 820 g/kWh
Cumulative CO₂
27.94 Mt
Over 52 years of operation
Past Retirement
2014
12 years past expected retirement
Annual emissions equivalent to
116.8K
cars per year
71.6K
homes per year
24.4M
trees to offset

Estimates based on Coal emission factor (820 g CO₂/kWh) and capacity factor (55%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.

Detail Teknis

Jenis Bahan Bakar Utama
Coal
Sumber Energi
Tidak Terbarukan
Negara
Jerman
Benua
Europe
Sumber Data
Basis Data Pembangkit Listrik Global

JermanProfil Energi

1,483
Total Pembangkit
151.8 GW
Total Kapasitas
CoalGasNuclearHydro
Bahan Bakar Teratas

Batubara sebagai Sumber Energi dalam Sektor Pembangkitan Energi

Batubara merupakan salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia, terutama dalam sektor pembangkitan energi. Sebagai bahan bakar fosil, batubara telah menjadi andalan dalam menghasilkan listrik, terutama di negara-negara dengan cadangan batubara yang melimpah seperti Amerika Serikat, China, dan Indonesia. Proses pembangkitan energi dari batubara melibatkan pembakaran batubara untuk menghasilkan uap, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?

Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.