Stasiun pembangkit listrik Emsland, yang terletak di Jerman pada koordinat 52.4819, 7.3067, adalah fasilitas pembangkit listrik berbahan bakar gas yang menonjol dan memainkan peran kunci dalam campuran energi negara. Dengan kapasitas 1837 MW, ia berfungsi sebagai sumber listrik yang signifikan, terutama di wilayah Lower Saxony. Dioperasikan oleh RWE Generation SE dan diresmikan pada tahun 1988, Emsland memanfaatkan teknologi turbin gas yang sangat efisien, yang dikenal karena kemampuannya untuk menyediakan pembangkit energi yang fleksibel dan responsif. Kemampuan ini sangat penting dalam lanskap energi Jerman yang sedang bertransisi, di mana integrasi sumber energi terbarukan seperti angin dan solar sedang membentuk dinamika energi tradisional. Stasiun pembangkit listrik Emsland tidak hanya berkontribusi pada jaringan lokal tetapi juga mendukung pasar energi Eropa yang lebih luas, memastikan stabilitas dan keandalan selama periode permintaan tinggi. Saat Jerman terus mengejar tujuan kebijakan energi ambisiusnya, termasuk pengurangan emisi gas rumah kaca dan promosi solusi energi berkelanjutan, peran pembangkit listrik berbahan bakar gas seperti Emsland menjadi semakin penting. Fasilitas ini mencerminkan pergeseran menuju teknologi bahan bakar fosil yang lebih bersih yang membantu menjembatani kesenjangan sementara infrastruktur terbarukan terus dikembangkan, menyoroti evolusi berkelanjutan dari lanskap pembangkit energi Jerman.
1.84 GW
38 tahun
Jerman, Europe
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Jerman- Benua
- Europe
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Jerman — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.