Pembangkit listrik Gersteinwerk, yang terletak di Jerman, memainkan peran penting dalam lanskap pembangkit energi negara, terutama sebagai fasilitas berbahan bakar gas dengan kapasitas signifikan sebesar 2004,5 MW. Dioperasikan oleh RWE Generation SE, fasilitas pembangkit listrik ini diposisikan secara strategis pada koordinat 51.6725, 7.7099, berkontribusi pada stabilitas dan efisiensi jaringan energi lokal. Seiring Jerman bertransisi menuju campuran energi yang lebih berkelanjutan, teknologi gas Gersteinwerk menyediakan sumber daya listrik yang andal yang membantu menyeimbangkan sumber energi terbarukan yang tidak teratur seperti angin dan matahari. Pembangkit listrik berbahan bakar gas, seperti Gersteinwerk, menggunakan teknologi siklus gabungan, yang meningkatkan efisiensi dengan menggunakan turbin gas dan uap untuk memaksimalkan output energi dari bahan bakar. Konteks operasional Gersteinwerk sangat relevan karena sejalan dengan kebijakan energi federal Jerman, yang menekankan pengurangan emisi gas rumah kaca sambil memastikan pasokan energi yang stabil. Kapasitas substansial pembangkit ini menjadikannya bagian integral dari campuran energi regional, menyediakan daya dasar yang mendukung jaringan selama periode permintaan puncak. Selain itu, seiring negara terus mengurangi penggunaan batu bara dan energi nuklir, fasilitas seperti Gersteinwerk menjadi semakin penting dalam mencapai tujuan transisi energi Jerman.
2.00 GW
21 tahun
Jerman, Europe
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Jerman- Benua
- Europe
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Jerman — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.