Rabigh 2 IPP adalah fasilitas pembangkit listrik berbahan bakar gas yang vital yang terletak di Arab Saudi, memainkan peran signifikan dalam sektor energi negara tersebut. Dengan kapasitas yang mengesankan sebesar 2060 MW, pembangkit listrik ini sangat penting dalam memenuhi permintaan listrik yang meningkat di wilayah tersebut. Terletak pada koordinat 22.6291, 39.0464, dekat kota pesisir Rabigh, fasilitas ini diposisikan secara strategis untuk mendukung kebutuhan energi perumahan dan industri di area tersebut. Stasiun pembangkit ini terutama menggunakan gas alam sebagai jenis bahan bakarnya, yang dikenal lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya. Teknologi yang diterapkan di Rabigh 2 IPP mencakup sistem turbin gas canggih, yang meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi, sejalan dengan tujuan Vision 2030 Arab Saudi untuk pembangunan berkelanjutan dan diversifikasi energi. Dioperasikan oleh konsorsium pemangku kepentingan lokal dan internasional, Rabigh 2 IPP tidak hanya berkontribusi pada jaringan lokal tetapi juga memainkan peran penting dalam strategi energi keseluruhan Arab Saudi, yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada minyak dan meningkatkan porsi energi terbarukan dalam campuran pembangkit listriknya. Fasilitas ini merupakan bukti upaya negara untuk memodernisasi infrastruktur energinya sambil memastikan pasokan listrik yang andal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan inisiatif diversifikasi.
2.06 GW
12 tahun
Arab Saudi, Asia
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Arab Saudi- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Arab Saudi — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.