JEDDAH NO.3, yang terletak di Arab Saudi pada koordinat 21.4300, 39.2050, adalah fasilitas pembangkit listrik berbahan bakar minyak yang menonjol dan memainkan peran penting dalam lanskap energi negara. Dioperasikan oleh Saudi Electricity Company (SEC), pembangkit listrik ini memiliki kapasitas substansial sebesar 1,808 MW, menjadikannya salah satu kontributor kunci bagi jaringan nasional. Diresmikan pada tahun 2005, JEDDAH NO.3 telah berperan penting dalam memasok listrik ke wilayah yang ditandai dengan pertumbuhan urban yang cepat dan perkembangan industri. Fasilitas ini terutama menggunakan minyak sebagai jenis bahan bakarnya, yang secara historis telah menjadi landasan pembangkit energi di Arab Saudi, mengingat cadangan minyak negara yang besar. Pilihan minyak sebagai sumber bahan bakar mencerminkan strategi energi negara, yang telah bergantung pada sumber daya hidrokarbon untuk menggerakkan ekonominya. Teknologi yang diterapkan di JEDDAH NO.3 mencakup metode pembangkitan uap tradisional, di mana minyak dibakar untuk menghasilkan uap yang menggerakkan turbin, menghasilkan listrik. Teknologi ini, meskipun efisien, semakin mendapat sorotan seiring dengan tren global untuk mengurangi emisi karbon dan bertransisi ke sumber energi yang lebih bersih. Diposisikan secara strategis di dalam Jeddah, pembangkit listrik ini sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah tersebut, terutama selama periode konsumsi puncak di bulan-bulan panas musim panas. Konteks operasional JEDDAH NO.3 dipengaruhi oleh inisiatif Visi 2030 Arab Saudi, yang bertujuan untuk mendiversifikasi sektor energi dan mengurangi ketergantungan pada minyak. Saat negara ini berupaya mengintegrasikan lebih banyak sumber energi terbarukan ke dalam jaringannya, fasilitas seperti JEDDAH NO.3 akan terus memainkan peran penting dalam memastikan keamanan energi selama fase transisi. Singkatnya, JEDDAH NO.3 berdiri sebagai pemain kunci dalam infrastruktur energi Arab Saudi, menyediakan daya yang diperlukan sementara negara ini menavigasi transformasi energi yang ambisius.
1.81 GW
21 tahun
Arab Saudi, Asia
Lokasi
Estimates based on Oil emission factor (650 g CO₂/kWh) and capacity factor (35%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Oil
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Arab Saudi- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Arab Saudi — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Minyak Sebagai Sumber Energi dalam Sektor Pembangkitan Energi
Minyak, sebagai salah satu sumber energi utama di dunia, memiliki peran yang sangat signifikan dalam sektor pembangkitan energi. Sejak awal abad ke-20, minyak telah menjadi bahan bakar utama dalam berbagai aplikasi, mulai dari transportasi hingga pembangkit listrik. Keberadaan minyak bumi tidak hanya mengubah wajah industri energi, tetapi juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi global dan dinamika geopolitik.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.