TNB adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Malaysia, yang terletak di benua Asia. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik berbahan bakar fosil, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 0 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi gas untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh Tenaga Nasional, yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Tanggal pasti pengoperasian instalasi tidak terdaftar dalam catatan sejarah resmi. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Malaysia, TNB menempati posisi #61 di antara semua pembangkit listrik gas yang beroperasi. Kapasitas sebesar 0 MW mewakili 0,00% dari total kapasitas pembangkitan Malaysia terpasang di gas, yang saat ini berjumlah 42.003 MW. Instalasi gas operasional terbesar di Malaysia adalah Kapar Energy Ventures (KEV) dengan output sebesar 2.420 MW, sehingga membuat TNB kira-kira 1,0 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,0000% dari total kapasitas pembangkitan Malaysia sebesar 79.583 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik gas (dimodelkan pada 40% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 0 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Malaysia mengonsumsi listrik sebesar 3 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 0. Dengan memanfaatkan proses pembangkit listrik tenaga panas tradisional, stasiun ini menyalurkan energi yang dapat dikirim ke jaringan listrik, mendukung ketahanan jaringan listrik selama periode ketersediaan sumber daya terbarukan rendah dan memenuhi permintaan beban dasar industri. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis 1,4709° lintang dan 103,7740° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup Tanjung Bin power station (coal, 3.244 MW), Stesen Janakuasa Tanjung Bin (coal, 3.100 MW), Senoko I-VII CCGT Power Plants Singapore (gas, 2.807 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Malaysia ini.
Malaysia, Asia
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Malaysia- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Malaysia — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.