World Power PlantsWorld Power Plants
Malaysia

Pembangkit Listrik di Malaysia

157 total pembangkit · 79.6 GW · Asia

Total Pembangkit
157
Total Kapasitas
79.6 GW
Energi Terbarukan
21.2%

16.8 GW dari sumber terbarukan

Distribusi Bahan Bakar
Gas
21.0%(33)
Hydro
6.4%(10)
Coal
4.5%(7)

Sumber Energi berdasarkan Kapasitas

Gas
41.7 GW58
Coal
20.4 GW10
Hydro
16.0 GW41
Solar
0.8 GW31
Oil
0.3 GW8

Sektor Energi dan Pembangkitan Listrik di Malaysia

Sektor energi di Malaysia memainkan peran yang krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial negara. Dengan luas wilayah sekitar 330.000 km², Malaysia memiliki beragam sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam pembangkitan listrik dan penyediaan energi. Negara ini memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas pembangkit listriknya serta menerapkan kebijakan energi yang berkelanjutan.

Pembangkitan listrik di Malaysia didominasi oleh sumber energi konvensional, terutama bahan bakar fosil seperti gas alam dan batubara. Sekitar 70% dari total kapasitas pembangkit listrik negara ini berasal dari gas alam, sedangkan batubara menyumbang sekitar 30%. Sumber energi terbarukan, seperti tenaga air, solar, dan biomassa, masih memiliki kontribusi yang lebih kecil, namun pemerintah telah memperkenalkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan penggunaannya.

Salah satu komponen penting dari sektor energi Malaysia adalah Tenaga Nasional Berhad (TNB), yang merupakan penyedia utama listrik di negara ini. TNB mengoperasikan sejumlah pembangkit listrik yang tersebar di seluruh Malaysia, termasuk di Semenanjung Malaysia dan Sabah dan Sarawak. Selain TNB, terdapat juga sejumlah perusahaan swasta yang terlibat dalam pembangkitan dan penyediaan listrik, yang beroperasi dalam kerangka regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dalam beberapa tahun terakhir, Malaysia telah berusaha untuk mendiversifikasi sumber energinya dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk mendorong penggunaan energi terbarukan. Salah satu inisiatif penting adalah Rencana Induk Tenaga Terbarukan Malaysia, yang bertujuan untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi negara.

Tenaga hidroelektrik merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang paling berkembang di Malaysia, terutama di wilayah Sabah dan Sarawak. Beberapa proyek besar, seperti Pembangkitan Hidroelektrik Bakun, menunjukkan potensi besar sumber daya air di negara ini. Selain tenaga hidro, energi solar juga semakin populer, dengan pemerintah memberikan insentif untuk mendorong penggunaan panel surya di rumah tangga dan industri.

Di sisi lain, Malaysia juga menghadapi tantangan dalam sektor energinya, termasuk kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi karbon. Sebagai bagian dari komitmen internasional dalam mengatasi perubahan iklim, Malaysia telah menargetkan pengurangan emisi gas rumah kaca dan berupaya untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Keseluruhan, sektor energi dan pembangkitan listrik di Malaysia berada dalam fase transisi, dengan upaya untuk meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan dan mengurangi dampak lingkungan dari pembangkitan listrik konvensional. Dengan kebijakan yang tepat dan investasi dalam teknologi baru, Malaysia diharapkan dapat mencapai keseimbangan yang lebih baik antara kebutuhan energi dan keberlanjutan lingkungan.

Pembangkit Listrik

Nama PembangkitJenisKapasitasTahun
Stasiun Listrik ManjungCoal4,180 MW2009
Sultan Azlan Shah Power Station (Manjung Power Station)Coal4,080 MW2015
Stasiun Pembangkit Tanjung BinCoal3,244 MW2010
Stesen Janakuasa Tanjung BinCoal3,100 MW2006
Kapar Energy Ventures (KEV)Gas2,420 MW1998
Empangan BakunHydro2,400 MW2011
Bakun DamHydro2,400 MW2011
Edra Melaka Power PlantGas2,242 MW2014
Stasiun Listrik Sultan Salahuddin Abdul AzizGas2,200 MW1985
Tg. Bin EnergyCoal2,100 MW2016
Jimah Power PlantGas2,000 MW2015
Lumut Power PlantGas1,943 MW1998
Pengerang Cogeneration Power PlantGas1,729 MW2015
stasiun pembangkit Sultan AzizCoal1,600 MW1996
Southern Power GenerationGas1,440 MW2015
Stasiun Pembangkit Tuanku JaafarGas1,411 MW1999
Stesen Janaelektrik Tuanku JaafarGas1,411 MW1999
Sultan Ismail Power StationGas1,400 MW2015
Jimah Power StationCoal1,400 MW2009
Tanjung Kidurong Combined Cycle PlantGas1,324 MW2015
Bintulu Power StationGas1,324 MW1998
SegariGas1,303 MW2014
Baleh DamHydro1,285 MW1988
Baram DamHydro1,200 MW1985
PakaGas1,136 MW2014
TNB PraiGas1,071 MW1997
Stasiun Listrik Prai TNBGas1,071 MW2014
Stesen Janakuasa MurumHydro944 MW2014
Murum DamHydro944 MW2014
Connought BridgeGas828 MW2010
YTL PakaGas780 MW1997
Genting SanyenGas762 MW1998
Stesen Jana Kuasa Elektrik Teluk Gong 2Gas720 MW2016
Stasiun Listrik Telok GongGas720 MW2016
Tuanku Jaafar (PDI)Gas714 MW1999
Tyanku Jaafar (PDII)Gas708 MW2000
Kuala Langat Power PlantGas675 MW2015
Perlis Power StationGas650 MW-
Teknologi Tenaga Perlis ConsortiumGas650 MW1998
Perlis Power StationGas650 MW1997
GB3Gas640 MW1998
PutrajayaGas625 MW2014
Balingian Power StationGas624 MW2015
Pergau DamHydro600 MW1991
PergauHydro600 MW1994
Stesen Janakuasa PergauHydro600 MW1997
Tanjung Gemuk (Port Dickson) Power PlantGas436 MW1997
YTL Power Pasir Gudang Power StationGas404 MW1998
KenyirHydro400 MW1991
Sultan Mahmud Power StationGas400 MW1978

Menampilkan 50 dari 157 pembangkit