Pembangkit Listrik Tenaga Air Lembayan adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Indonesia, yang terletak di benua Asia. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik terbarukan, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 0 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi hydro untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Entitas pengoperasian pembangkit listrik tidak diumumkan secara publik dalam daftar utilitas nasional. Tanggal pasti pengoperasian instalasi tidak terdaftar dalam catatan sejarah resmi. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Indonesia, Pembangkit Listrik Tenaga Air Lembayan menempati posisi #70 di antara semua pembangkit listrik hydro yang beroperasi. Kapasitas sebesar 0 MW mewakili 0,00% dari total kapasitas pembangkitan Indonesia terpasang di hydro, yang saat ini berjumlah 7.898 MW. Instalasi hydro operasional terbesar di Indonesia adalah Upper Cisokan Pumped Storage Power Plant dengan output sebesar 1.040 MW, sehingga membuat Pembangkit Listrik Tenaga Air Lembayan kira-kira 1,0 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,0000% dari total kapasitas pembangkitan Indonesia sebesar 108.203 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik hydro (dimodelkan pada 40% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 0 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Indonesia mengonsumsi listrik sebesar 3 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 0. Sebagai proyek energi bersih dan berkelanjutan, Pembangkit Listrik Tenaga Air Lembayan berkontribusi terhadap pembuangan langsung gas rumah kaca, mencegah sejumlah besar karbon dioksida memasuki atmosfer, dan membantu Indonesia mencapai target integrasi energi terbarukan. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis -6,9433° lintang dan 106,7525° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup PLTU Jabar Selatan - Pelabuhan Ratu (coal, 1.050 MW), Palabuhanratu Power Plant (gas, 1.050 MW), Gunung Salak (geothermal, 375 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Indonesia ini.
Indonesia, Asia
Lokasi
Zero Direct Emissions
Pembangkit Listrik Tenaga Air Lembayan is a hydro power plant producing approximately 0 GWh of clean electricity per year with zero direct CO₂ emissions during operation.
Lifecycle emissions: ~24 g CO₂/kWh (manufacturing, transport, decommissioning)
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Hydro
- Sumber Energi
- Terbarukan
- Negara
Indonesia- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Indonesia — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Pembangkit Energi Hidro: Sumber Energi Terbarukan
Energi hidro merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang paling banyak digunakan di dunia untuk menghasilkan listrik. Proses pembangkitan energi hidro memanfaatkan aliran air, umumnya dari sungai, danau, atau waduk, untuk memutar turbin yang kemudian menggerakkan generator listrik. Energi ini bersifat ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca selama proses operasionalnya, menjadikannya alternatif yang sangat baik dibandingkan dengan sumber energi fosil.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.