Shinincheon adalah fasilitas pembangkit listrik berbahan bakar gas yang menonjol yang terletak di Korea Selatan, tepatnya pada koordinat 37.5080° N dan 126.6159° E. Pembangkit listrik ini, dengan kapasitas 1800 MW, memainkan peran penting dalam lanskap energi negara, menyediakan listrik yang dapat diandalkan dan mendukung permintaan energi yang terus berkembang di wilayah tersebut. Dioperasikan oleh Korea Southern Power, Shinincheon menjadi bukti kemajuan dalam teknologi pembangkitan gas, mencerminkan komitmen Korea Selatan untuk memodernisasi infrastruktur energinya. Menggunakan teknologi turbin gas canggih, Shinincheon secara efisien mengubah gas alam menjadi listrik, menjadikannya bagian integral dari campuran energi Korea Selatan. Penggunaan gas sebagai sumber bahan bakar sangat signifikan dalam konteks kebijakan energi negara, yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada batubara dan mempromosikan alternatif energi yang lebih bersih. Saat Korea Selatan berusaha meningkatkan keamanan energinya dan mengurangi emisi gas rumah kaca, fasilitas seperti Shinincheon sangat penting untuk mencapai tujuan ini. Lokasi strategis pembangkit ini di bagian barat daya Korea Selatan meningkatkan pentingnya bagi jaringan lokal, memastikan bahwa ia memenuhi kebutuhan listrik baik untuk konsumen residensial maupun industri. Konteks operasional Shinincheon dibentuk oleh meningkatnya kebutuhan energi negara, terutama selama jam-jam puncak ketika permintaan melonjak. Dengan kapasitas 1800 MW, fasilitas ini memainkan peran penting dalam menyeimbangkan pasokan dan permintaan, sehingga berkontribusi pada stabilitas jaringan secara keseluruhan. Dari perspektif teknis, Shinincheon menggunakan teknologi turbin gas mutakhir yang memungkinkan waktu start-up yang cepat dan operasi yang efisien. Teknologi ini dikenal karena emisi yang lebih rendah dan efisiensi tinggi, karakteristik yang sejalan dengan tren global menuju praktik energi berkelanjutan. Efisiensi operasional pembangkit ini tidak hanya meningkatkan outputnya tetapi juga mendukung tujuan lingkungan Korea Selatan dengan berkontribusi pada masa depan energi yang lebih bersih. Sebagai kesimpulan, Shinincheon mewakili komponen kritis dari infrastruktur energi Korea Selatan. Dengan kapasitasnya yang signifikan dan teknologi canggih, pembangkit listrik ini berada dalam posisi yang baik untuk mendukung kebutuhan energi negara sambil berkontribusi pada tujuan keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon.
1.80 GW
14 tahun
Korea Selatan, Asia
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Korea Selatan- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Korea Selatan — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.