Pembangkit Listrik Nuklir Kori adalah landasan strategi pembangkit energi Korea Selatan, dengan kapasitas yang mengesankan sebesar 3.137 MW. Terletak pada koordinat 35.3199° N dan 129.2948° E, fasilitas nuklir ini memainkan peran vital dalam memasok sebagian besar listrik negara, memastikan campuran energi yang stabil dan dapat diandalkan bagi penduduknya. Dioperasikan oleh Korea Hydro and Nuclear, Kori menggunakan teknologi reaktor air bertekanan (PWR) canggih, yang terkenal karena efisiensi dan fitur keselamatannya. Teknologi ini memungkinkan Kori untuk menghasilkan listrik sambil mempertahankan emisi gas rumah kaca yang rendah, sejalan dengan komitmen Korea Selatan untuk mengurangi jejak karbonnya dan beralih ke sumber energi yang berkelanjutan. Pentingnya pembangkit Kori melampaui outputnya; ia mendukung kemandirian dan keamanan energi negara dengan menyediakan alternatif yang stabil untuk bahan bakar fosil. Saat Korea Selatan menavigasi kebijakan energinya, Kori tetap menjadi pemain kunci dalam strategi nasional untuk meningkatkan diversifikasi energi dan mengelola tantangan yang terkait dengan perubahan iklim. Efektivitas operasional dan protokol keselamatan yang diterapkan di Kori memastikan bahwa ia terus menjadi sumber energi yang andal bagi jutaan warga Korea Selatan, menekankan signifikansinya dalam lanskap energi regional.
3.14 GW
48 tahun
Korea Selatan, Asia
Lokasi
Zero Direct Emissions
Kori is a nuclear power plant producing approximately 23358 GWh of clean electricity per year with zero direct CO₂ emissions during operation.
Lifecycle emissions: ~12 g CO₂/kWh (manufacturing, transport, decommissioning)
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Nuclear
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Korea Selatan- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Korea Selatan — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Energi Nuklir: Sumber Energi dalam Sektor Pembangkit Listrik
Energi nuklir merupakan salah satu sumber energi yang penting dalam sektor pembangkit listrik di berbagai negara di seluruh dunia. Proses pembangkitan energi nuklir melibatkan fusi atau fisi nuklir, di mana inti atom berat seperti uranium atau plutonium dibelah untuk menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan dari reaksi ini digunakan untuk memanaskan air, menghasilkan uap, dan menggerakkan turbin yang pada gilirannya menghasilkan listrik.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.