Korea District Heating Corporation Gimhae Branch adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Korea Selatan, yang terletak di benua Asia. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik terbarukan, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 0 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi biomass untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh 한국지역난방공사, yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Tanggal pasti pengoperasian instalasi tidak terdaftar dalam catatan sejarah resmi. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Korea Selatan, Korea District Heating Corporation Gimhae Branch menempati posisi #7 di antara semua pembangkit listrik biomass yang beroperasi. Kapasitas sebesar 0 MW mewakili 0,00% dari total kapasitas pembangkitan Korea Selatan terpasang di biomass, yang saat ini berjumlah 421 MW. Instalasi biomass operasional terbesar di Korea Selatan adalah OCI SE dengan output sebesar 303 MW, sehingga membuat Korea District Heating Corporation Gimhae Branch kira-kira 1,0 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,0000% dari total kapasitas pembangkitan Korea Selatan sebesar 255.681 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik biomass (dimodelkan pada 65% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 0 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Korea Selatan mengonsumsi listrik sebesar 3 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 0. Sebagai proyek energi bersih dan berkelanjutan, Korea District Heating Corporation Gimhae Branch berkontribusi terhadap pembuangan langsung gas rumah kaca, mencegah sejumlah besar karbon dioksida memasuki atmosfer, dan membantu Korea Selatan mencapai target integrasi energi terbarukan. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis 35,2072° lintang dan 128,7981° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup Busan (pusan) (gas, 1.800 MW), Samnangjin (hydro, 600 MW), ChangnyeongHaman (hydro, 5 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Korea Selatan ini.
Korea Selatan, Asia
Lokasi
Estimates based on Biomass emission factor (230 g CO₂/kWh) and capacity factor (65%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Biomass
- Sumber Energi
- Terbarukan
- Negara
Korea Selatan- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Korea Selatan — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Biomassa sebagai Sumber Energi dalam Sektor Pembangkit Listrik
Biomassa merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berasal dari bahan organik, seperti tanaman, limbah pertanian, dan limbah hewan. Dalam konteks sektor pembangkit listrik, biomassa digunakan untuk menghasilkan energi melalui berbagai proses, termasuk pembakaran langsung, fermentasi, dan gasifikasi. Penggunaan biomassa sebagai sumber energi tidak hanya memberikan alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca dan pengelolaan limbah yang lebih baik.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.