Gangcheonbo adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Korea Selatan, yang terletak di benua Asia. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik terbarukan, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 0 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi hydro untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh Korea Water Resources Corporation, yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Fasilitas ini secara resmi terhubung ke jaringan listrik komersial pada 2004, dan sejak itu fasilitas tersebut mempertahankan keluaran regulernya, dan memainkan peran terstruktur dalam keamanan pasokan listrik dalam negeri. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Korea Selatan, Gangcheonbo menempati posisi #63 di antara semua pembangkit listrik hydro yang beroperasi. Kapasitas sebesar 0 MW mewakili 0,00% dari total kapasitas pembangkitan Korea Selatan terpasang di hydro, yang saat ini berjumlah 15.891 MW. Instalasi hydro operasional terbesar di Korea Selatan adalah Incheon Tidal Power Station dengan output sebesar 1.450 MW, sehingga membuat Gangcheonbo kira-kira 1,0 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,0000% dari total kapasitas pembangkitan Korea Selatan sebesar 255.681 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik hydro (dimodelkan pada 40% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 0 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Korea Selatan mengonsumsi listrik sebesar 3 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 0. Sebagai proyek energi bersih dan berkelanjutan, Gangcheonbo berkontribusi terhadap pembuangan langsung gas rumah kaca, mencegah sejumlah besar karbon dioksida memasuki atmosfer, dan membantu Korea Selatan mencapai target integrasi energi terbarukan. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis 37,2775° lintang dan 127,6839° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup Chungju (hydro, 400 MW), Chungju Dam (hydro, 400 MW), Chungju Hydro Power Plant (hydro, 400 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Korea Selatan ini.
22 tahun
Korea Selatan, Asia
Lokasi
Zero Direct Emissions
Gangcheonbo is a hydro power plant producing approximately 0 GWh of clean electricity per year with zero direct CO₂ emissions during operation.
Lifecycle emissions: ~24 g CO₂/kWh (manufacturing, transport, decommissioning)
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Hydro
- Sumber Energi
- Terbarukan
- Negara
Korea Selatan- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Korea Selatan — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Pembangkit Energi Hidro: Sumber Energi Terbarukan
Energi hidro merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang paling banyak digunakan di dunia untuk menghasilkan listrik. Proses pembangkitan energi hidro memanfaatkan aliran air, umumnya dari sungai, danau, atau waduk, untuk memutar turbin yang kemudian menggerakkan generator listrik. Energi ini bersifat ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca selama proses operasionalnya, menjadikannya alternatif yang sangat baik dibandingkan dengan sumber energi fosil.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.