World Power PlantsWorld Power Plants

Stasiun Pembangkit Tutuka3,654 MW Coal

Coal

Pembangkit listrik Tutuka berdiri sebagai komponen vital dari lanskap pembangkit energi Afrika Selatan, terutama memanfaatkan batu bara sebagai sumber bahan bakarnya. Dengan kapasitas signifikan sebesar 3654 MW, Tutuka memainkan peran penting dalam memenuhi permintaan listrik di wilayah tersebut. Diresmikan pada tahun 1987, pembangkit listrik ini dioperasikan oleh Eskom, utilitas listrik nasional Afrika Selatan, yang bertanggung jawab untuk menghasilkan sekitar 95% dari listrik negara. Terletak pada koordinat -26.7767, 29.3527, Tutuka berada di provinsi Mpumalanga, daerah yang kaya akan sumber daya batu bara, menjadikannya lokasi yang ideal untuk pembangkit energi berbasis batu bara. Pembangkit listrik ini memanfaatkan teknologi ketel subkritis, metode umum di pabrik tenaga batu bara, yang memungkinkan konversi energi yang efisien sambil berkontribusi pada stabilitas jaringan nasional. Sebagai kontributor utama untuk campuran energi di Afrika Selatan, Tutuka secara signifikan mendukung kebutuhan negara akan listrik yang andal, terutama di era di mana keamanan energi sangat penting. Peran fasilitas ini semakin ditekankan oleh inisiatif kebijakan energi Afrika Selatan yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk menyeimbangkan pembangkit energi dari bahan bakar fosil dan sumber terbarukan. Meskipun ada pergeseran global menuju energi yang lebih bersih, batu bara tetap menjadi pemain dominan dalam campuran energi Afrika Selatan, dengan Tutuka mencerminkan ketergantungan yang bertahan pada bahan bakar fosil dalam strategi pembangkit listrik negara. Pabrik ini tidak hanya menyediakan listrik penting untuk rumah dan industri tetapi juga berperan dalam aktivitas ekonomi di seluruh wilayah. Konteks operasional Tutuka sangat signifikan, mengingat tantangan yang dihadapi oleh Eskom dalam mempertahankan pasokan di tengah infrastruktur yang menua dan permintaan yang meningkat. Saat pabrik ini terus beroperasi, kontribusinya terhadap jaringan lokal dan lanskap energi Afrika Selatan yang lebih luas tetap tak tergantikan.

Kapasitas
3,654 MW

3.65 GW

Tahun Beroperasi
1987

39 tahun

Pemilik
Eskom
Lokasi
-26.7767°, 29.3527°

Afrika Selatan, Africa

Lokasi

Koordinat:: -26.776700, 29.352700
Buka di Google Maps
Carbon Footprint820 g CO₂/kWh
Annual CO₂
14.44 Mt
17605 GWh/year × 820 g/kWh
Cumulative CO₂
563.01 Mt
Over 39 years of operation
Closing Soon
2027
1 year remaining
Annual emissions equivalent to
3.1M
cars per year
1.9M
homes per year
656.2M
trees to offset

Estimates based on Coal emission factor (820 g CO₂/kWh) and capacity factor (55%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.

Detail Teknis

Jenis Bahan Bakar Utama
Coal
Sumber Energi
Tidak Terbarukan
Negara
Afrika Selatan
Benua
Africa
Sumber Data
Basis Data Pembangkit Listrik Global

Afrika SelatanProfil Energi

232
Total Pembangkit
71.9 GW
Total Kapasitas
CoalHydroSolarGas
Bahan Bakar Teratas

Batubara sebagai Sumber Energi dalam Sektor Pembangkitan Energi

Batubara merupakan salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia, terutama dalam sektor pembangkitan energi. Sebagai bahan bakar fosil, batubara telah menjadi andalan dalam menghasilkan listrik, terutama di negara-negara dengan cadangan batubara yang melimpah seperti Amerika Serikat, China, dan Indonesia. Proses pembangkitan energi dari batubara melibatkan pembakaran batubara untuk menghasilkan uap, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?

Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.