CHP-23, yang terletak di Rusia, adalah fasilitas pembangkit listrik berbahan bakar gas yang signifikan dengan kapasitas 5690 MW. Dioperasikan oleh PJSC 'Mosenergo', pembangkit listrik kombinasi panas dan listrik ini telah beroperasi sejak 1966 dan memainkan peran penting dalam menyediakan energi yang dapat diandalkan untuk wilayah tersebut. Fasilitas ini menggunakan gas alam sebagai bahan bakar utama, dengan minyak sebagai bahan bakar sekunder, yang memungkinkan fleksibilitas dalam pembangkitan energi. Terletak pada koordinat 55.9162, 37.6879, CHP-23 ditempatkan secara strategis untuk mendukung jaringan lokal dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat sekitar. Teknologi yang digunakan di pembangkit listrik ini memungkinkan pembangkitan listrik dan energi termal yang efisien, sehingga memaksimalkan output sambil meminimalkan emisi. Saat Rusia terus bergantung pada gas untuk kebutuhan energinya, CHP-23 mencerminkan pentingnya fasilitas semacam itu dalam campuran energi nasional. Operasi pembangkit ini sejalan dengan kebijakan energi negara yang fokus pada peningkatan efisiensi energi dan memastikan pasokan listrik dan panas yang stabil, menjadikannya komponen penting dalam lanskap energi di Rusia.
1.42 GW
60 tahun
Rusia, Europe
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Rusia- Benua
- Europe
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Rusia — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.