Mesaieed CCGT Power Plant adalah fasilitas pembangkit listrik berbahan bakar gas yang signifikan yang terletak di Qatar, dengan kapasitas sebesar 2007 MW. Terletak pada koordinat 24.9753, 51.5783, pembangkit listrik ini menggunakan teknologi turbin gas siklus gabungan (CCGT), yang diakui karena efisiensinya dan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan metode pembangkit tradisional. Fasilitas ini memainkan peran integral dalam campuran energi Qatar, menyediakan listrik penting untuk mendukung kebutuhan rumah tangga dan industri di wilayah tersebut. Seiring negara terus mengembangkan infrastrukturnya dan mendiversifikasi ekonominya, Mesaieed CCGT Power Plant memastikan pasokan energi yang stabil yang sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi. Konteks operasional pembangkit listrik ini diperkuat oleh kebijakan energi Qatar, yang menekankan pemanfaatan gas alam sebagai alternatif yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya. Teknologi canggih pembangkit ini memungkinkan konversi gas yang efektif menjadi listrik, memaksimalkan output sambil meminimalkan dampak lingkungan. Ini sejalan dengan visi Qatar untuk pengembangan energi berkelanjutan dan komitmennya untuk mengurangi jejak karbon. Dengan menyediakan pembangkit energi yang andal, Mesaieed CCGT Power Plant menjadi batu penjuru pasokan listrik Qatar, memastikan bahwa negara dapat memenuhi permintaan energinya yang terus meningkat sambil mengejar masa depan yang lebih hijau.
2.01 GW
16 tahun
Qatar, Asia
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Qatar- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.