Pembangkit Listrik San Lorenzo - Santa Rita adalah fasilitas pembangkit energi penting yang terletak di Filipina, memberikan kontribusi signifikan terhadap pasokan listrik negara dengan kapasitas mengesankan sebesar 1914 MW. Dioperasikan oleh First Gas, pembangkit listrik berbahan bakar gas ini memanfaatkan teknologi siklus gabungan canggih, yang memungkinkan efisiensi tinggi dan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan metode pembangkit listrik tradisional. Fasilitas ini memainkan peran penting dalam jaringan Luzon, sistem tenaga terbesar dan paling vital secara ekonomi di Filipina, membantu memenuhi permintaan energi yang terus meningkat di wilayah tersebut. Terletak pada koordinat 13.7700 lintang dan 121.0348 bujur, lokasi strategis Pembangkit Listrik San Lorenzo - Santa Rita meningkatkan kemampuannya untuk menyediakan listrik secara andal ke pusat-pusat perkotaan dan daerah industri yang vital bagi ekonomi negara. Dengan pemerintah Filipina secara aktif mempromosikan keamanan energi dan keberlanjutan melalui berbagai kebijakan, ketergantungan pada gas alam sebagai alternatif yang lebih bersih untuk batu bara telah menjadi pendorong signifikan dalam pengembangan pembangkit listrik berbahan bakar gas seperti San Lorenzo - Santa Rita. Fasilitas ini mencerminkan komitmen negara untuk bertransisi menuju campuran energi yang lebih berkelanjutan, menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tanggung jawab lingkungan.
1.91 GW
24 tahun
Filipina, Asia
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Filipina- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.