Nakoso Thermal Power Station adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Jepang, yang terletak di benua Asia. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik terbarukan, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 0 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi solar untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh J-Power, yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Fasilitas ini secara resmi terhubung ke jaringan listrik komersial pada 2019, dan sejak itu fasilitas tersebut mempertahankan keluaran regulernya, dan memainkan peran terstruktur dalam keamanan pasokan listrik dalam negeri. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Jepang, Nakoso Thermal Power Station menempati posisi #318 di antara semua pembangkit listrik solar yang beroperasi. Kapasitas sebesar 0 MW mewakili 0,00% dari total kapasitas pembangkitan Jepang terpasang di solar, yang saat ini berjumlah 5.554 MW. Instalasi solar operasional terbesar di Jepang adalah Setouchi dengan output sebesar 230 MW, sehingga membuat Nakoso Thermal Power Station kira-kira 1,0 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,0000% dari total kapasitas pembangkitan Jepang sebesar 358.713 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik solar (dimodelkan pada 18% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 0 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Jepang mengonsumsi listrik sebesar 3 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 0. Sebagai proyek energi bersih dan berkelanjutan, Nakoso Thermal Power Station berkontribusi terhadap pembuangan langsung gas rumah kaca, mencegah sejumlah besar karbon dioksida memasuki atmosfer, dan membantu Jepang mencapai target integrasi energi terbarukan. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis 36,9870° lintang dan 140,8174° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup Fukushima Daina (nuclear, 4.400 MW), Hirono Thermal Power Station (oil, 4.400 MW), Hirono Thermal Power Station (oil, 4.400 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Jepang ini.
7 tahun
Jepang, Asia
Lokasi
Zero Direct Emissions
Nakoso Thermal Power Station is a solar power plant producing approximately 0 GWh of clean electricity per year with zero direct CO₂ emissions during operation.
Lifecycle emissions: ~41 g CO₂/kWh (manufacturing, transport, decommissioning)
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Solar
- Sumber Energi
- Terbarukan
- Negara
Jepang- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Jepang — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Energi Surya sebagai Sumber Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Energi surya adalah salah satu sumber energi terbarukan yang paling menjanjikan dan berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Sumber energi ini berasal dari sinar matahari yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui teknologi panel surya. Proses ini dilakukan dengan mengubah radiasi matahari menjadi energi listrik menggunakan sel fotovoltaik atau dengan memanfaatkan panas matahari untuk menghasilkan uap yang akan menggerakkan turbin. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan masalah lingkungan dan kebutuhan akan sumber energi yang berkelanjutan, energi surya menjadi pilihan yang menarik bagi banyak negara di seluruh dunia.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.