World Power PlantsWorld Power Plants
Jepang

Pembangkit Listrik di Jepang

664 total pembangkit · 358.7 GW · Asia

Total Pembangkit
664
Total Kapasitas
358.7 GW
Energi Terbarukan
11.4%

40.1 GW dari sumber terbarukan

Distribusi Bahan Bakar
Nuclear
3.0%(20)
Gas
2.6%(17)
Oil
1.2%(8)
Coal
0.8%(5)

Sumber Energi berdasarkan Kapasitas

Nuclear
102.0 GW44
Gas
95.6 GW52
Coal
64.5 GW65
Oil
49.2 GW27
Hydro
40.1 GW91

Sektor Energi dan Pembangkitan Listrik di Jepang

Jepang, yang memiliki kode JPN, adalah negara kepulauan yang terletak di Asia Timur dan merupakan salah satu negara dengan industri energi terkemuka di dunia. Sektor energi Jepang sangat penting bagi perekonomian dan perkembangan teknologi negara ini. Setelah tragedi Fukushima pada tahun 2011, Jepang mengalami perubahan besar dalam kebijakan energi dan cara pembangkitan listrik.

Sumber utama energi di Jepang terdiri dari beberapa jenis, termasuk bahan bakar fosil, nuklir, dan energi terbarukan. Meskipun Jepang memiliki sumber daya alam yang terbatas, negara ini masih sangat bergantung pada impor bahan bakar fosil, seperti minyak, gas alam, dan batu bara. Sekitar 90% dari pasokan energi Jepang berasal dari luar negeri, menjadikannya salah satu negara yang paling bergantung pada impor energi.

Sektor nuklir Jepang dahulu kala menyuplai sekitar 30% dari kebutuhan listrik negara tersebut. Namun, setelah bencana nuklir di Fukushima, semua reaktor nuklir dihentikan operasi untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem keamanan. Sejak saat itu, kebijakan energi Jepang mulai beralih ke pencarian sumber energi yang lebih aman dan berkelanjutan. Pada tahun-tahun terakhir, Jepang berusaha untuk memulai kembali beberapa reaktor nuklir setelah meningkatkan standar keselamatan, meskipun terdapat penolakan yang kuat dari masyarakat.

Energi terbarukan, termasuk tenaga surya, angin, dan biomassa, mengalami pertumbuhan yang signifikan di Jepang. Pemerintah Jepang telah menetapkan target ambisius untuk meningkatkan proporsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional. Program insentif dan kebijakan yang mendukung pengembangan energi terbarukan telah diluncurkan untuk mendorong investasi dan inovasi di sektor ini. Jepang dikenal sebagai salah satu pemimpin dunia dalam teknologi tenaga surya, dengan banyaknya instalasi panel surya baik di atap rumah maupun ladang besar.

Selain itu, Jepang juga mengeksplorasi teknologi penyimpanan energi dan pengembangan sistem energi pintar untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan jaringan listrik. Inovasi dalam teknologi baterai dan manajemen permintaan telah membantu meningkatkan integrasi sumber energi terbarukan ke dalam sistem pembangkitan listrik.

Jepang juga aktif dalam upaya internasional untuk mengatasi perubahan iklim dan berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Dalam konteks ini, Jepang berencana untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan serta teknologi berbasis hidrogen. Energi hidrogen dianggap sebagai salah satu solusi masa depan untuk mencapai keberlanjutan energi dan mengurangi emisi karbon.

Secara keseluruhan, sektor energi dan pembangkitan listrik di Jepang adalah contoh dari tantangan dan peluang yang dihadapi oleh negara yang sangat bergantung pada energi. Transformasi menuju energi yang lebih berkelanjutan dan aman merupakan kunci untuk memastikan bahwa Jepang dapat memenuhi kebutuhan energi masa depan sambil menjaga keselamatan dan lingkungan.

Pembangkit Listrik

Nama PembangkitJenisKapasitasTahun
Kashiwazaki KariwaNuclear8,212 MW1985
Kashiwazaki-Kariwa Nuclear Power StationNuclear7,965 MW1997
Kashiwazaki-Kariwa Nuclear Power PlantNuclear7,965 MW1980
Kashima Power StationOil5,660 MW1973
Kashima Power StationGas5,660 MW1995
Futtsu Power StationGas5,040 MW2010
Stasiun Pembangkit Termal Higashi-NiigataGas4,860 MW1999
Higashi NiigataGas4,810 MW1999
Kawagoe Power StationGas4,802 MW2017
Kawagoe Power StationGas4,802 MW2017
Kawagoe Thermal Power StationGas4,802 MW2017
OhiNuclear4,710 MW1976
Hirono Thermal Power StationOil4,400 MW1970
Pembangkit Listrik Nuklir Fukushima DainiNuclear4,400 MW1982
Stasiun Listrik Termal HironoOil4,400 MW2015
Fukushima DainaNuclear4,400 MW2014
Hiroshima Thermal Power StationOil4,400 MW1994
Hekinan Thermal Power StationCoal4,100 MW1999
Binan Thermal Power StationCoal4,100 MW1999
Hekinan Thermal Power StationCoal4,100 MW1997
ChitaOil3,966 MW1997
HamaokaNuclear3,617 MW2005
SodegauraGas3,600 MW1991
Hamaoka Nuclear Power PlantNuclear3,504 MW1971
Genkai Nuclear Power PlantNuclear3,478 MW1975
Genkai Nuclear Power StationNuclear3,478 MW1975
GenkaiNuclear3,478 MW1996
TakahamaNuclear3,392 MW1976
Takahama Nuclear Power PlantNuclear3,392 MW2015
YokohamaOil3,325 MW1972
Shin NagoyaGas3,058 MW2000
ChibaGas2,880 MW1995
Shin-Oita Thermal Power StationGas2,825 MW2010
Shin-Oita Power PlantGas2,825 MW2010
Pembangkit Listrik Nuklir AshihamaNuclear2,700 MW1996
Nishi-Nagoya Thermal Power StationGas2,376.4 MW2010
Nishi Nagoya Thermal Power StationGas2,376.4 MW1997
Shin OitaGas2,295 MW2005
YokosukaOil2,274 MW1971
Pembangkit Listrik Nuklir ŌiNuclear2,254 MW1979
OnagawaNuclear2,174 MW1994
Pembangkit Listrik Nuklir OnagawaNuclear2,174 MW1970
Stasiun Pembangkit J-POWER Tachibana-wanCoal2,100 MW2000
Kainan Power PlantGas2,100 MW1970
KainanOil2,100 MW1997
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir TomariNuclear2,070 MW1971
Tomari Power StationNuclear2,070 MW2010
IkataNuclear2,022 MW1972
SakaikoGas2,000 MW1997
Hitachinaka Thermal Power StationCoal2,000 MW2015

Menampilkan 50 dari 664 pembangkit