Pembangkit listrik tenaga nuklir Ashihama adalah fasilitas pembangkit energi yang terkenal yang terletak di Jepang, ditandai dengan kapasitasnya sebesar 2700 MW. Meskipun koordinat spesifik tidak diberikan, pembangkit ini merupakan bagian integral dari lanskap energi negara, terutama dalam konteks kebijakan energi pasca-Fukushima Jepang yang menekankan keselamatan dan efisiensi dalam pembangkitan energi nuklir. Diresmikan pada akhir abad ke-20, stasiun pembangkit ini menggunakan teknologi nuklir mutakhir yang mematuhi peraturan keselamatan yang ketat, mencerminkan komitmen Jepang untuk mempertahankan pasokan energi yang kuat dan andal. Pembangkit listrik tenaga nuklir Ashihama memainkan peran penting dalam campuran energi regional Jepang, memberikan kontribusi signifikan terhadap jaringan lokal dan menyediakan sumber listrik yang stabil di tengah transisi negara menuju praktik energi yang lebih berkelanjutan. Saat Jepang terus menghadapi tantangan energi, pembangkit Ashihama berdiri sebagai aset penting dalam upaya negara untuk menyeimbangkan keamanan energi dengan tanggung jawab lingkungan, memperkuat pentingnya energi nuklir dalam mencapai masa depan rendah karbon.
2.70 GW
30 tahun
Jepang, Asia
Lokasi
Zero Direct Emissions
Pembangkit Listrik Nuklir Ashihama is a nuclear power plant producing approximately 20104 GWh of clean electricity per year with zero direct CO₂ emissions during operation.
Lifecycle emissions: ~12 g CO₂/kWh (manufacturing, transport, decommissioning)
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Nuclear
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Jepang- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Jepang — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Energi Nuklir: Sumber Energi dalam Sektor Pembangkit Listrik
Energi nuklir merupakan salah satu sumber energi yang penting dalam sektor pembangkit listrik di berbagai negara di seluruh dunia. Proses pembangkitan energi nuklir melibatkan fusi atau fisi nuklir, di mana inti atom berat seperti uranium atau plutonium dibelah untuk menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan dari reaksi ini digunakan untuk memanaskan air, menghasilkan uap, dan menggerakkan turbin yang pada gilirannya menghasilkan listrik.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.