Terletak pada koordinat 48.7675, 11.5800 di Jerman, Stasiun Pembangkitan Irsching berdiri sebagai kontributor signifikan bagi lanskap pembangkit energi nasional. Dimiliki dan dioperasikan oleh Uniper, pembangkit listrik berbahan bakar gas ini memiliki kapasitas substansial sebesar 1822 MW, memperkuat perannya dalam transisi Jerman menuju campuran energi yang lebih berkelanjutan. Diresmikan pada tahun 1966, Irsching telah menjalani berbagai peningkatan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi, sejalan dengan kebijakan energi ambisius Jerman yang bertujuan untuk menghapus batu bara dan meningkatkan ketergantungan pada teknologi gas yang lebih bersih. Pembangkit listrik ini memanfaatkan teknologi turbin gas canggih, memfasilitasi pembangkit listrik yang fleksibel dan efisien, yang sangat penting untuk melengkapi sumber energi terbarukan yang intermiten seperti angin dan solar. Sebagai pemain kunci dalam jaringan regional, Irsching memberikan dukungan penting selama periode permintaan puncak, memastikan stabilitas dan keandalan dalam pasokan listrik. Fleksibilitas operasionalnya menjadikannya mitra ideal untuk integrasi energi terbarukan, sehingga memainkan peran penting dalam komitmen Jerman untuk mengurangi emisi karbon dan mencapai target iklim.
1.82 GW
60 tahun
Jerman, Europe
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Jerman- Benua
- Europe
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Jerman — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.