World Power PlantsWorld Power Plants

Abu Sultan Power Station600 MW Gas Alam

Gas

Abu Sultan Power Station adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Mesir, yang terletak di benua Afrika. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik berbahan bakar fosil, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 600 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi gas untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh East Delta Electricity Production Company, yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Fasilitas ini secara resmi terhubung ke jaringan listrik komersial pada 2010, dan sejak itu fasilitas tersebut mempertahankan keluaran regulernya, dan memainkan peran terstruktur dalam keamanan pasokan listrik dalam negeri. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Mesir, Abu Sultan Power Station menempati posisi #67 di antara semua pembangkit listrik gas yang beroperasi. Kapasitas sebesar 600 MW mewakili 0,49% dari total kapasitas pembangkitan Mesir terpasang di gas, yang saat ini berjumlah 121.657 MW. Instalasi gas operasional terbesar di Mesir adalah Burullus Power Plant dengan output sebesar 4.800 MW, sehingga membuat Abu Sultan Power Station kira-kira 8,0 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,4338% dari total kapasitas pembangkitan Mesir sebesar 138.304 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik gas (dimodelkan pada 40% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 2.102.400 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Mesir mengonsumsi listrik sebesar 3 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 700.800. Dengan memanfaatkan proses pembangkit listrik tenaga panas tradisional, stasiun ini menyalurkan energi yang dapat dikirim ke jaringan listrik, mendukung ketahanan jaringan listrik selama periode ketersediaan sumber daya terbarukan rendah dan memenuhi permintaan beban dasar industri. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis 30,4024° lintang dan 32,3086° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup Shabab Power Station (gas, 1.500 MW), Al-Shabab Combined Cycle Power Station (gas, 1.500 MW), New Gas Shabab (gas, 1.000 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Mesir ini.

Kapasitas
600 MW
Tahun Beroperasi
2010

16 tahun

Pemilik
East Delta Electricity Production Company
Lokasi
30.4024°, 32.3086°

Mesir, Africa

Lokasi

Koordinat:: 30.402444, 32.308639
Buka di Google Maps
Carbon Footprint490 g CO₂/kWh
Annual CO₂
1.16 Mt
2365 GWh/year × 490 g/kWh
Cumulative CO₂
18.54 Mt
Over 16 years of operation
Est. Retirement
2040
14 years remaining
Annual emissions equivalent to
251.9K
cars per year
154.5K
homes per year
52.7M
trees to offset

Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.

Detail Teknis

Jenis Bahan Bakar Utama
Gas
Sumber Energi
Tidak Terbarukan
Negara
Mesir
Benua
Africa
Sumber Data
Basis Data Pembangkit Listrik Global

MesirProfil Energi

155
Total Pembangkit
138.3 GW
Total Kapasitas
GasHydroNuclearSolar
Bahan Bakar Teratas

Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi

Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.

Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?

Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.