Kuriemat 2 adalah fasilitas penting dalam portofolio pembangkit energi Mesir, memberikan kontribusi yang mengesankan sebesar 2754 MW ke jaringan nasional. Pembangkit listrik berbahan bakar gas ini, juga dioperasikan oleh Upper Egypt Electricity Production Company, terletak secara strategis pada koordinat 29.2693° N dan 31.2240° E di Mesir Hulu. Ketergantungan pembangkit ini pada gas alam sebagai sumber bahan bakar mencerminkan komitmen Mesir untuk memanfaatkan alternatif energi yang lebih bersih, yang sangat penting dalam konteks standar lingkungan global dan kebijakan energi nasional yang bertujuan untuk mengurangi emisi karbon. Kuriemat 2 menggunakan teknologi turbin gas canggih, memungkinkan konversi efisien bahan bakar menjadi listrik sambil memastikan keandalan operasional. Saat Mesir terus mengembangkan infrastrukturnya, Kuriemat 2 memainkan peran signifikan dalam memenuhi permintaan listrik yang meningkat dari sektor perumahan dan industri. Pembangkit ini beroperasi dalam kerangka inisiatif yang lebih luas yang berfokus pada peningkatan keamanan energi dan mempromosikan praktik berkelanjutan dalam pembangkit listrik, sejalan dengan tujuan negara untuk mendiversifikasi sumber energinya. Signifikansi operasional Kuriemat 2 tidak dapat diremehkan karena membantu menstabilkan pasokan energi, terutama selama periode puncak, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan standar hidup di wilayah tersebut.
2.75 GW
16 tahun
Mesir, Africa
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Mesir- Benua
- Africa
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Mesir — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.