Stasiun pembangkit listrik Huarun Cangnan, yang terletak di daerah pesisir Kabupaten Cangnan, China, memainkan peran penting dalam lanskap energi negara. Sebagai fasilitas pembangkit listrik berbahan bakar batu bara, stasiun ini memiliki kapasitas yang substansial sebesar 2000 MW, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap campuran energi nasional. Dioperasikan oleh China Resources Power Holdings Co Ltd, stasiun ini mulai beroperasi pada tahun 2014 dan sejak saat itu telah menjadi sumber listrik yang krusial bagi jaringan lokal dan regional, membantu memenuhi permintaan energi yang terus meningkat dari ekonomi China yang berkembang pesat. Teknologi yang digunakan di stasiun pembangkit listrik Huarun Cangnan didasarkan pada pembakaran batu bara konvensional, yang melibatkan pembakaran batu bara untuk menghasilkan uap yang menggerakkan turbin untuk pembangkitan listrik. Metode ini dikenal karena efisiensinya dalam memproduksi jumlah energi yang besar, menjadikannya pilihan yang dapat diandalkan untuk pembangkitan listrik dasar. Kapasitas stasiun yang mengesankan sebesar 2000 MW memungkinkannya untuk memasok listrik ke jutaan rumah tangga dan bisnis, secara signifikan meningkatkan keamanan energi di wilayah tersebut. Secara geografis, stasiun pembangkit listrik Huarun Cangnan terletak pada koordinat 27.4974° N dan 120.6630° E, terletak di daerah yang secara strategis penting untuk infrastruktur energi. Stasiun pembangkit ini mendukung jaringan lokal, memastikan stabilitas dan keandalan pasokan listrik. Ini sangat penting mengingat inisiatif pemerintah China yang sedang berlangsung untuk menyeimbangkan produksi energi dengan pertimbangan lingkungan, karena pemerintah berupaya untuk beralih ke sumber energi yang lebih bersih sambil tetap bergantung pada batu bara untuk memenuhi kebutuhan energi segera. Sebagai bagian dari konteks operasionalnya, stasiun pembangkit listrik Huarun Cangnan sejalan dengan kebijakan energi yang lebih luas di China, yang mengakui batu bara sebagai komponen kunci dari campuran energi, terutama dalam jangka pendek hingga menengah. Meskipun negara ini berinvestasi besar-besaran dalam teknologi energi terbarukan, batu bara tetap menjadi sumber dominan pembangkit listrik, terutama di daerah yang memiliki cadangan batu bara melimpah. Stasiun ini tidak hanya berfungsi sebagai penyedia energi yang penting tetapi juga mencerminkan kompleksitas transisi menuju masa depan energi yang lebih berkelanjutan. Sebagai kesimpulan, stasiun pembangkit listrik Huarun Cangnan mencerminkan peran pembangkit listrik berbahan bakar batu bara dalam mendukung kerangka pembangkitan energi China. Dengan kapasitas sebesar 2000 MW, stasiun ini tetap menjadi pemain signifikan dalam lanskap energi nasional, memastikan bahwa kebutuhan energi terpenuhi sementara negara ini menavigasi jalannya menuju portofolio energi yang lebih hijau.
2.00 GW
12 tahun
Tiongkok, Asia
Lokasi
Estimates based on Coal emission factor (820 g CO₂/kWh) and capacity factor (55%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Coal
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Tiongkok- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Tiongkok — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Batubara sebagai Sumber Energi dalam Sektor Pembangkitan Energi
Batubara merupakan salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia, terutama dalam sektor pembangkitan energi. Sebagai bahan bakar fosil, batubara telah menjadi andalan dalam menghasilkan listrik, terutama di negara-negara dengan cadangan batubara yang melimpah seperti Amerika Serikat, China, dan Indonesia. Proses pembangkitan energi dari batubara melibatkan pembakaran batubara untuk menghasilkan uap, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.