World Power PlantsWorld Power Plants

Baiyanghe power station890 MW Batu Bara

Coal

Baiyanghe power station adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Tiongkok, yang terletak di benua Asia. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik berbahan bakar fosil, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 890 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi coal untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh Huaneng Shandong Power Corporation, yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Fasilitas ini secara resmi terhubung ke jaringan listrik komersial pada 2002, dan sejak itu fasilitas tersebut mempertahankan keluaran regulernya, dan memainkan peran terstruktur dalam keamanan pasokan listrik dalam negeri. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Tiongkok, Baiyanghe power station menempati posisi #419 di antara semua pembangkit listrik coal yang beroperasi. Kapasitas sebesar 890 MW mewakili 0,09% dari total kapasitas pembangkitan Tiongkok terpasang di coal, yang saat ini berjumlah 1.030.281 MW. Instalasi coal operasional terbesar di Tiongkok adalah East Hope Metals Wucaiwan power station dengan output sebesar 7.000 MW, sehingga membuat Baiyanghe power station kira-kira 7,9 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,0550% dari total kapasitas pembangkitan Tiongkok sebesar 1.617.141 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik coal (dimodelkan pada 55% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 4.288.020 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Tiongkok mengonsumsi listrik sebesar 3 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 1.429.340. Dengan memanfaatkan proses pembangkit listrik tenaga panas tradisional, stasiun ini menyalurkan energi yang dapat dikirim ke jaringan listrik, mendukung ketahanan jaringan listrik selama periode ketersediaan sumber daya terbarukan rendah dan memenuhi permintaan beban dasar industri. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis 36,4719° lintang dan 117,8427° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup Huaneng Laiwu power station (coal, 2.660 MW), Weiqiao Zouping-1 power station (coal, 2.640 MW), Weiqiao Zouping-6 power station (coal, 2.640 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Tiongkok ini.

Kapasitas
890 MW
Tahun Beroperasi
2002

24 tahun

Pemilik
Huaneng Shandong Power Corporation
Lokasi
36.4719°, 117.8427°

Tiongkok, Asia

Lokasi

Koordinat:: 36.471900, 117.842700
Buka di Google Maps
Carbon Footprint820 g CO₂/kWh
Annual CO₂
3.52 Mt
4288 GWh/year × 820 g/kWh
Cumulative CO₂
84.39 Mt
Over 24 years of operation
Est. Retirement
2042
16 years remaining
Annual emissions equivalent to
764.4K
cars per year
468.8K
homes per year
159.8M
trees to offset

Estimates based on Coal emission factor (820 g CO₂/kWh) and capacity factor (55%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.

Detail Teknis

Jenis Bahan Bakar Utama
Coal
Sumber Energi
Tidak Terbarukan
Negara
Tiongkok
Benua
Asia
Sumber Data
Basis Data Pembangkit Listrik Global

TiongkokProfil Energi

4.431
Total Pembangkit
1617.1 GW
Total Kapasitas
CoalHydroNuclearGas
Bahan Bakar Teratas

Batubara sebagai Sumber Energi dalam Sektor Pembangkitan Energi

Batubara merupakan salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia, terutama dalam sektor pembangkitan energi. Sebagai bahan bakar fosil, batubara telah menjadi andalan dalam menghasilkan listrik, terutama di negara-negara dengan cadangan batubara yang melimpah seperti Amerika Serikat, China, dan Indonesia. Proses pembangkitan energi dari batubara melibatkan pembakaran batubara untuk menghasilkan uap, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?

Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.