World Power PlantsWorld Power Plants
Bangladesh

Pembangkit Listrik di Bangladesh

57 total pembangkit · 11.8 GW · Asia

Total Pembangkit
57
Total Kapasitas
11.8 GW
Energi Terbarukan
2.2%

0.3 GW dari sumber terbarukan

Distribusi Bahan Bakar
Gas
42.1%(24)
Oil
40.4%(23)
Coal
1.8%(1)
Hydro
1.8%(1)
Solar
1.8%(1)

Sumber Energi berdasarkan Kapasitas

Gas
8.8 GW27
Oil
2.6 GW26
Coal
0.3 GW1
Hydro
0.2 GW1
Solar
0.0 GW2

Sektor Energi dan Pembangkitan Listrik di Bangladesh

Bangladesh, dengan kode negara BGD, merupakan negara yang terletak di Asia Selatan dan dikenal dengan kepadatan penduduknya yang tinggi serta pertumbuhan ekonomi yang pesat. Sektor energi dan pembangkitan listrik di Bangladesh memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan ekonomi dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Bangladesh telah berupaya meningkatkan kapasitas pembangkitan listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup warganya.

Sumber utama energi di Bangladesh terdiri dari gas alam, batubara, hidroelektrik, dan energi terbarukan. Gas alam merupakan sumber energi dominan, menyuplai sekitar 60% dari total kapasitas pembangkitan listrik. Bangladesh memiliki cadangan gas alam yang signifikan, tetapi eksplorasi dan pengelolaan sumber daya ini menghadapi tantangan, termasuk penurunan cadangan dan peningkatan permintaan. Batubara juga semakin banyak digunakan, terutama dengan pembangunan pembangkit listrik berbasis batubara yang direncanakan dalam beberapa tahun terakhir untuk memenuhi permintaan energi yang terus meningkat.

Selain gas alam dan batubara, Bangladesh juga mengembangkan sektor energi terbarukan, meskipun kontribusinya saat ini masih relatif kecil dibandingkan dengan sumber energi konvensional. Pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan, termasuk tenaga surya dan biomassa. Proyek tenaga surya, khususnya, telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, dengan banyak rumah tangga di daerah pedesaan yang kini menggunakan panel surya untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.

Pembangkit listrik di Bangladesh dikelola oleh beberapa perusahaan, baik swasta maupun milik negara. Perusahaan Listrik Bangladesh (BPDB) adalah salah satu perusahaan utama yang bertanggung jawab atas pembangkitan dan distribusi listrik di negara ini. Struktur pasar energi di Bangladesh sedang dalam proses reformasi untuk meningkatkan efisiensi dan menarik lebih banyak investasi, terutama dari sektor swasta.

Tantangan utama yang dihadapi sektor energi di Bangladesh termasuk kekurangan pasokan listrik, ketidakpastian dalam pasokan gas, serta masalah infrastruktur dan distribusi. Meski demikian, pemerintah Bangladesh berkomitmen untuk memperbaiki situasi ini melalui investasi dalam infrastruktur energi dan diversifikasi sumber energi. Dengan upaya untuk meningkatkan kapasitas pembangkitan listrik, Bangladesh berharap dapat memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, sektor energi di Bangladesh harus berfokus pada pengembangan sumber energi terbarukan dan efisiensi energi. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, diharapkan bahwa inisiatif untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil akan semakin diperkuat. Bangladesh berpotensi untuk menjadi contoh dalam transisi energi yang bersih dan berkelanjutan di kawasan Asia Selatan, asalkan tantangan yang ada dapat diatasi dengan strategi yang efektif dan berkelanjutan.

Pembangkit Listrik

Nama PembangkitJenisKapasitasTahun
Ashuganj (Aggreko)Gas1,649 MW2000
Horippur Power CCPPGas946 MW2008
Ghorasal ST :Unit-3Gas861 MW1986
Meghnaghat CCPPGas855 MW2002
Bheramara GT (Unit-1 2 3)Oil560 MW1976
Chittagong RoazanGas553 MW2000
Shahjibazar 330 MWGas536 MW2018
Siddhirganj (Dutch Bangla)Gas520 MW2013
Khulna (KPCL-2)Gas510 MW2010
Summit Bibiana-2Gas341 MW2018
Fenchuganj (Barakatullah)Gas296 MW2010
Shikalbaha Peaking (GT)Oil261 MW1998
Barupukuria ST 1Coal250 MW1994
Kaptai Hydro:Unit-1 2 3 4 5Hydro230 MW1962
Bhola CCPP GT-1 2 STGas227 MW2009
Baghabari GT 1Gas223 MW1999
Sylhet (Energyprima)Gas222 MW2015
MymensinghGas210 MW2018
Shiddirganj STGas210 MW2012
Madanganj (Summit)Oil157 MW2010
Kodda GajipurOil149 MW2015
Summit Barisal 110MWGas110 MW2018
Gopalganj PeakingOil109 MW2010
Tongi GTGas105 MW1998
Katakhali (Peaking)Oil100 MW2010
JhuldaOil100 MW2012
CLCPC KeranigonjOil100 MW2010
Karanigonj (Powerpac)Oil100 MW2012
HathazariOil98 MW2012
Siddirgonj (Desh)Oil96 MW2014
Jamalpur RPPOil95 MW1998
Jangalia (Summit)Gas85 MW2009
Summit Power (Madhabdi+Ashulia)Gas80 MW2010
Bera PeakingOil71 MW2011
Northen 55 MWOil55 MW-
FaridpurOil54 MW2015
Titas(Dautkandi)Oil52 MW2000
Kathpotti 52 mwOil52 MW2015
AmnuraOil50 MW2011
Santahar PeakingOil50 MW2015
Patenga 50 MWOil50 MW2015
Pagla (DPA)Oil50 MW2015
Thakurgaon (RZ)Oil47 MW-
Bogra GBBGas42 MW2009
Noapara (khanjahan ali)Oil40 MW2011
Barishal GT-unit-1 2Gas40 MW1987
Summit Power MaonaGas33 MW-
Feni (Doreen)Gas33 MW2009
Summit Power RupgonjGas33 MW-
TeknafSolar28 MW2018

Menampilkan 50 dari 57 pembangkit