Planta Centro, yang terletak di Venezuela, adalah pembangkit listrik tenaga gas yang signifikan yang menyumbang 2000 MW untuk kapasitas pembangkit energi negara. Terletak pada koordinat 10.4949, -68.1552, fasilitas ini memainkan peran penting dalam lanskap energi Venezuela, di mana gas alam berfungsi sebagai sumber bahan bakar utama. Penggunaan teknologi gas di Planta Centro memastikan proses pembakaran yang efisien, sehingga memaksimalkan output energi sambil meminimalkan dampak lingkungan dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga batu bara tradisional. Dalam konteks kebijakan energi Venezuela, yang menekankan perlunya pembangkit listrik yang andal di tengah tantangan di sektor minyak, Planta Centro memberikan dukungan penting bagi jaringan nasional. Output substansial dari pembangkit ini sangat penting untuk memenuhi permintaan energi dari sektor rumah tangga dan industri, terutama di negara di mana keandalan energi sangat penting untuk stabilitas ekonomi. Konteks operasional Planta Centro ditandai dengan komitmen untuk meningkatkan keamanan energi, menggunakan sumber daya gas alam domestik untuk memperkuat jaringan. Saat Venezuela berupaya untuk mendiversifikasi portofolio energinya dan meningkatkan efisiensi keseluruhan pembangkit listriknya, Planta Centro berfungsi sebagai landasan dalam upaya ini, menunjukkan potensi teknologi gas dalam mencapai tujuan energi yang berkelanjutan.
2.00 GW
33 tahun
Venezuela, South America
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Venezuela- Benua
- South America
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.