World Power PlantsWorld Power Plants

East Bend Power Plant772 MW Batu Bara

Coal

East Bend Power Plant adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Amerika Serikat, yang terletak di benua Amerika Utara. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik berbahan bakar fosil, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 772 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi coal untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh Duke Energy, yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Fasilitas ini secara resmi terhubung ke jaringan listrik komersial pada 1981, dan sejak itu fasilitas tersebut mempertahankan keluaran regulernya, dan memainkan peran terstruktur dalam keamanan pasokan listrik dalam negeri. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Amerika Serikat, East Bend Power Plant menempati posisi #133 di antara semua pembangkit listrik coal yang beroperasi. Kapasitas sebesar 772 MW mewakili 0,29% dari total kapasitas pembangkitan Amerika Serikat terpasang di coal, yang saat ini berjumlah 261.840 MW. Instalasi coal operasional terbesar di Amerika Serikat adalah W A Parish dengan output sebesar 4.008 MW, sehingga membuat East Bend Power Plant kira-kira 5,2 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,0557% dari total kapasitas pembangkitan Amerika Serikat sebesar 1.386.385 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik coal (dimodelkan pada 55% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 3.719.496 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Amerika Serikat mengonsumsi listrik sebesar 11 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 338.136. Dengan memanfaatkan proses pembangkit listrik tenaga panas tradisional, stasiun ini menyalurkan energi yang dapat dikirim ke jaringan listrik, mendukung ketahanan jaringan listrik selama periode ketersediaan sumber daya terbarukan rendah dan memenuhi permintaan beban dasar industri. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis 38,9051° lintang dan -84,8510° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup Ghent (coal, 2.225,9 MW), Lawrenceburg Power LLC (gas, 1.232 MW), Miami Fort (coal, 1.180,8 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Amerika Serikat ini.

Kapasitas
772 MW
Tahun Beroperasi
1981

45 tahun

Pemilik
Duke Energy
Lokasi
38.9051°, -84.8510°

Amerika Serikat, North America

Lokasi

Koordinat:: 38.905068, -84.850988
Buka di Google Maps
Carbon Footprint820 g CO₂/kWh
Annual CO₂
3.05 Mt
3719 GWh/year × 820 g/kWh
Cumulative CO₂
137.25 Mt
Over 45 years of operation
Past Retirement
2021
5 years past expected retirement
Annual emissions equivalent to
663.0K
cars per year
406.7K
homes per year
138.6M
trees to offset

Estimates based on Coal emission factor (820 g CO₂/kWh) and capacity factor (55%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.

Detail Teknis

Jenis Bahan Bakar Utama
Coal
Sumber Energi
Tidak Terbarukan
Negara
Amerika Serikat
Benua
North America
Sumber Data
Basis Data Pembangkit Listrik Global

Amerika SerikatProfil Energi

10.047
Total Pembangkit
1386.4 GW
Total Kapasitas
GasCoalNuclearHydro
Bahan Bakar Teratas

Batubara sebagai Sumber Energi dalam Sektor Pembangkitan Energi

Batubara merupakan salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia, terutama dalam sektor pembangkitan energi. Sebagai bahan bakar fosil, batubara telah menjadi andalan dalam menghasilkan listrik, terutama di negara-negara dengan cadangan batubara yang melimpah seperti Amerika Serikat, China, dan Indonesia. Proses pembangkitan energi dari batubara melibatkan pembakaran batubara untuk menghasilkan uap, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?

Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.