Pembangkit Listrik E C Gaston adalah fasilitas pembangkit energi yang signifikan yang terletak di Amerika Serikat, khususnya pada koordinat 33.2442, -86.4581. Pembangkit listrik ini memainkan peran penting dalam campuran energi Alabama, memberikan kontribusi kapasitas yang luar biasa sebesar 2034 MW, terutama melalui gas alam, dengan batu bara dan minyak digunakan sebagai bahan bakar sekunder dan tersier, masing-masing. Dioperasikan oleh Alabama Power Co, pembangkit E C Gaston telah menjadi landasan pasokan listrik di wilayah tersebut sejak diresmikan pada tahun 1967. Fasilitas ini memanfaatkan teknologi turbin gas canggih, yang meningkatkan efisiensi operasionalnya dan mengurangi emisi dibandingkan dengan pembangkit bahan bakar fosil yang lebih tua. Kemampuan pembangkit untuk beralih antara gas, batu bara, dan minyak memungkinkan fleksibilitas dalam pembangkitan energi, memastikan keandalan selama periode permintaan puncak. Pembangkit Listrik E C Gaston tidak hanya mendukung jaringan lokal tetapi juga sejalan dengan kebijakan energi Alabama yang bertujuan untuk beralih ke sumber yang lebih bersih sambil mempertahankan keamanan energi. Sebagai bagian dari strategi energi yang terdiversifikasi, fasilitas ini sangat penting dalam memenuhi kebutuhan listrik populasi dan industri Alabama yang terus berkembang, menjadikannya aset vital dalam lanskap pembangkitan listrik negara bagian.
2.03 GW
59 tahun
Amerika Serikat, North America
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Amerika Serikat- Benua
- North America
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Amerika Serikat — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.