Grove Solar Park (Phase 1) adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Inggris Raya, yang terletak di benua Eropa. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik terbarukan, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 5 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi solar untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh Solar Century, yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Fasilitas ini secara resmi terhubung ke jaringan listrik komersial pada 2015, dan sejak itu fasilitas tersebut mempertahankan keluaran regulernya, dan memainkan peran terstruktur dalam keamanan pasokan listrik dalam negeri. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Inggris Raya, Grove Solar Park (Phase 1) menempati posisi #481 di antara semua pembangkit listrik solar yang beroperasi. Kapasitas sebesar 5 MW mewakili 0,06% dari total kapasitas pembangkitan Inggris Raya terpasang di solar, yang saat ini berjumlah 8.708 MW. Instalasi solar operasional terbesar di Inggris Raya adalah Shotwick dengan output sebesar 72 MW, sehingga membuat Grove Solar Park (Phase 1) kira-kira 14,4 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,0032% dari total kapasitas pembangkitan Inggris Raya sebesar 155.300 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik solar (dimodelkan pada 18% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 7.884 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Inggris Raya mengonsumsi listrik sebesar 4 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 1.971. Sebagai proyek energi bersih dan berkelanjutan, Grove Solar Park (Phase 1) berkontribusi terhadap pembuangan langsung gas rumah kaca, mencegah sejumlah besar karbon dioksida memasuki atmosfer, dan membantu Inggris Raya mencapai target integrasi energi terbarukan. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis 50,9636° lintang dan -1,4790° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup Marchwood (gas, 842 MW), Cowes (gas, 140 MW), Cowes Power Station (hydro, 140 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Inggris Raya ini.
11 tahun
Inggris Raya, Europe
Lokasi
Zero Direct Emissions
Grove Solar Park (Phase 1) is a solar power plant producing approximately 8 GWh of clean electricity per year with zero direct CO₂ emissions during operation.
Lifecycle emissions: ~41 g CO₂/kWh (manufacturing, transport, decommissioning)
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Solar
- Sumber Energi
- Terbarukan
- Negara
Inggris Raya- Benua
- Europe
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Inggris Raya — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Energi Surya sebagai Sumber Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Energi surya adalah salah satu sumber energi terbarukan yang paling menjanjikan dan berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Sumber energi ini berasal dari sinar matahari yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui teknologi panel surya. Proses ini dilakukan dengan mengubah radiasi matahari menjadi energi listrik menggunakan sel fotovoltaik atau dengan memanfaatkan panas matahari untuk menghasilkan uap yang akan menggerakkan turbin. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan masalah lingkungan dan kebutuhan akan sumber energi yang berkelanjutan, energi surya menjadi pilihan yang menarik bagi banyak negara di seluruh dunia.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.