Kompleks Pembangkit dan Air Umm Al Nar adalah fasilitas pembangkit energi yang signifikan yang terletak di Uni Emirat Arab, memainkan peran penting dalam infrastruktur pasokan energi dan air negara. Dengan kapasitas substansial sebesar 2200 MW, pembangkit listrik berbahan bakar gas ini sangat penting untuk memenuhi permintaan listrik yang meningkat di ekonomi yang berkembang pesat. Terletak pada koordinat 24.4360° N dan 54.4836° E, pabrik ini diposisikan secara strategis untuk memenuhi kebutuhan energi Abu Dhabi dan daerah sekitarnya. Sebagai fasilitas gabungan pembangkit dan air, Umm Al Nar memanfaatkan gas alam sebagai sumber bahan bakar utamanya, menggunakan teknologi pembangkit canggih yang memaksimalkan efisiensi sambil meminimalkan dampak lingkungan. Pabrik ini tidak hanya berkontribusi pada pembangkit listrik tetapi juga mendukung proses desalinasi, menyediakan sumber daya air yang penting bagi daerah kering. Signifikansi Kompleks Pembangkit dan Air Umm Al Nar semakin ditekankan oleh kebijakan energi ambisius UEA yang bertujuan untuk mendiversifikasi campuran energinya, mengurangi ketergantungan pada minyak, dan mengintegrasikan praktik yang lebih berkelanjutan. Saat negara ini beralih menuju sumber energi terbarukan, fasilitas ini tetap menjadi batu penjuru jaringan lokal, memastikan stabilitas dan keandalan dalam pasokan energi sambil melengkapi perkembangan masa depan di sektor energi.
2.20 GW
23 tahun
Uni Emirat Arab, Asia
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Uni Emirat Arab- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Uni Emirat Arab — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.