Pembangkit Listrik TAPCO, yang terletak di Uni Emirat Arab, adalah fasilitas pembangkit energi berbahan bakar gas yang menonjol dengan kapasitas substansial sebesar 2200 MW. Pabrik ini dioperasikan oleh konsorsium yang terdiri dari ADWEA, TAQA, dan CMS Generation Taweelah Limited, mencerminkan pendekatan kolaboratif terhadap produksi energi di wilayah tersebut. Terletak pada koordinat 24.7680, 54.6873, TAPCO memainkan peran integral dalam mendukung kebutuhan energi UEA, terutama di sektor industri dan perkotaan yang berkembang pesat. Menggunakan teknologi turbin gas canggih, fasilitas ini tidak hanya memastikan pembangkit listrik yang efisien dan andal tetapi juga sejalan dengan komitmen negara untuk mendiversifikasi sumber energinya dan mengurangi emisi karbon. Kapasitas pabrik ini memungkinkannya untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap jaringan nasional, terutama selama periode permintaan puncak, sehingga meningkatkan keamanan dan stabilitas energi. Diresmikan pada tahun 2005, TAPCO sangat penting dalam konteks kebijakan energi UEA, yang menekankan keberlanjutan dan pengembangan sumber energi terbarukan. Saat negara ini terus berinvestasi dalam teknologi solar dan terbarukan lainnya, TAPCO berfungsi sebagai pemain kunci dalam menjembatani kesenjangan antara pembangkit energi berbahan bakar fosil tradisional dan masa depan solusi energi yang lebih bersih.
2.20 GW
21 tahun
Uni Emirat Arab, Asia
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Uni Emirat Arab- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Uni Emirat Arab — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.