Kula Manisa adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Turki, yang terletak di benua Asia. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik terbarukan, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 20,6 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi solar untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh Kula Manisa Solar Energy, yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Fasilitas ini secara resmi terhubung ke jaringan listrik komersial pada 2020, dan sejak itu fasilitas tersebut mempertahankan keluaran regulernya, dan memainkan peran terstruktur dalam keamanan pasokan listrik dalam negeri. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Turki, Kula Manisa menempati posisi #6 di antara semua pembangkit listrik solar yang beroperasi. Kapasitas sebesar 20,6 MW mewakili 1,03% dari total kapasitas pembangkitan Turki terpasang di solar, yang saat ini berjumlah 1.995 MW. Instalasi solar operasional terbesar di Turki adalah Karapınar Photovoltaic Power Station dengan output sebesar 1.300 MW, sehingga membuat Kula Manisa kira-kira 63,1 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,0218% dari total kapasitas pembangkitan Turki sebesar 94.534 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik solar (dimodelkan pada 18% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 32.482 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Turki mengonsumsi listrik sebesar 3 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 10.827. Sebagai proyek energi bersih dan berkelanjutan, Kula Manisa berkontribusi terhadap pembuangan langsung gas rumah kaca, mencegah sejumlah besar karbon dioksida memasuki atmosfer, dan membantu Turki mencapai target integrasi energi terbarukan. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis 38,6010° lintang dan 28,6530° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup Demirköprü HES (hydro, 69 MW), Alaşehir (geothermal, 45 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Turki ini.
6 tahun
Turki, Asia
Lokasi
Zero Direct Emissions
Kula Manisa is a solar power plant producing approximately 32 GWh of clean electricity per year with zero direct CO₂ emissions during operation.
Lifecycle emissions: ~41 g CO₂/kWh (manufacturing, transport, decommissioning)
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Solar
- Sumber Energi
- Terbarukan
- Negara
Turki- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Turki — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Energi Surya sebagai Sumber Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Energi surya adalah salah satu sumber energi terbarukan yang paling menjanjikan dan berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Sumber energi ini berasal dari sinar matahari yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui teknologi panel surya. Proses ini dilakukan dengan mengubah radiasi matahari menjadi energi listrik menggunakan sel fotovoltaik atau dengan memanfaatkan panas matahari untuk menghasilkan uap yang akan menggerakkan turbin. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan masalah lingkungan dan kebutuhan akan sumber energi yang berkelanjutan, energi surya menjadi pilihan yang menarik bagi banyak negara di seluruh dunia.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.