World Power PlantsWorld Power Plants

Central Termosolar Andasol 250 MW Solar

SolarTerbarukan

Central Termosolar Andasol 2 adalah pembangkit listrik tenaga surya yang terletak di Spanyol. Pembangkit ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 50 MW yang dihasilkan dari energi surya. Pembangkit ini mulai beroperasi pada tahun 2009. Pembangkit ini dioperasikan oleh Central Termosolar Uno.

Kapasitas
50 MW
Tahun Beroperasi
2009

17 tahun

Pemilik
Central Termosolar Uno
Lokasi
37.2169°, -3.0567°

Spanyol, Europe

Lokasi

Koordinat:: 37.216904, -3.056659
Buka di Google Maps
Carbon Footprint

Zero Direct Emissions

Central Termosolar Andasol 2 is a solar power plant producing approximately 79 GWh of clean electricity per year with zero direct CO₂ emissions during operation.

Lifecycle emissions: ~41 g CO₂/kWh (manufacturing, transport, decommissioning)

Detail Teknis

Jenis Bahan Bakar Utama
Solar
Sumber Energi
Terbarukan
Negara
Spanyol
Benua
Europe
Sumber Data
Basis Data Pembangkit Listrik Global

SpanyolProfil Energi

981
Total Pembangkit
122.1 GW
Total Kapasitas
GasHydroNuclearWind
Bahan Bakar Teratas

Energi Surya sebagai Sumber Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi

Energi surya adalah salah satu sumber energi terbarukan yang paling menjanjikan dan berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Sumber energi ini berasal dari sinar matahari yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui teknologi panel surya. Proses ini dilakukan dengan mengubah radiasi matahari menjadi energi listrik menggunakan sel fotovoltaik atau dengan memanfaatkan panas matahari untuk menghasilkan uap yang akan menggerakkan turbin. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan masalah lingkungan dan kebutuhan akan sumber energi yang berkelanjutan, energi surya menjadi pilihan yang menarik bagi banyak negara di seluruh dunia.

Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?

Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.