Pembangkit Listrik dan Desalinasi Ras Al-Khair berdiri sebagai komponen vital dari lanskap pembangkit energi Arab Saudi, terutama dalam upayanya untuk mendiversifikasi sumber energi. Terletak pada koordinat 27.5367, 49.1389, fasilitas ini memanfaatkan gas alam untuk menghasilkan kapasitas yang mengesankan sebesar 2400 MW, menempatkannya sebagai salah satu pembangkit listrik berbahan bakar gas terbesar di wilayah tersebut. Dioperasikan oleh Saline Water Conversion Corporation, Ras Al-Khair memainkan peran penting tidak hanya dalam pembangkit listrik tetapi juga dalam desalinasi air laut, mengatasi permintaan air yang mendesak di wilayah kering ini. Teknologi gas dari pembangkit ini dikenal karena efisiensinya dan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar fosil tradisional, menjadikannya aset strategis dalam inisiatif Visi 2030 Arab Saudi, yang bertujuan untuk meningkatkan porsi energi terbarukan dalam campuran nasional sambil mengurangi ketergantungan pada minyak. Saat negara ini bertransisi menuju kerangka energi yang lebih berkelanjutan, fasilitas seperti Ras Al-Khair menjadi pusat dalam memenuhi kebutuhan energi dan air, sehingga meningkatkan stabilitas jaringan lokal dan mendukung pembangunan ekonomi di wilayah tersebut.
2.40 GW
13 tahun
Arab Saudi, Asia
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Arab Saudi- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Arab Saudi — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.