Pembangkit Listrik Kostroma adalah salah satu fasilitas pembangkit energi berbahan bakar gas kunci di Rusia, dengan kapasitas yang luar biasa sebesar 3600 MW. Sebagai bagian dari infrastruktur energi nasional, ia memberikan kontribusi signifikan terhadap pasokan listrik negara, terutama di wilayah Kostroma. Pembangkit listrik ini beroperasi menggunakan gas alam, pilihan bahan bakar fosil yang lebih bersih dibandingkan batu bara, yang sejalan dengan tujuan lingkungan yang lebih luas. Stasiun ini menggunakan teknologi turbin gas canggih, yang dikenal karena efisiensinya dan emisi yang lebih rendah, memfasilitasi pembangkit listrik yang andal. Terletak pada koordinat 57.4594, 41.1750, Pembangkit Listrik Kostroma memiliki pentingnya strategis bagi jaringan lokal, membantu memenuhi permintaan energi baik untuk konsumen rumah tangga maupun industri. Dioperasikan oleh WGC-3, pembangkit ini mencerminkan fokus Rusia untuk memanfaatkan cadangan gas alamnya yang melimpah sambil mengambil langkah menuju modernisasi kemampuan produksi energinya. Dengan penekanan yang berkelanjutan pada peningkatan efisiensi energi dan pengurangan jejak karbon, Pembangkit Listrik Kostroma berdiri sebagai bukti terhadap lanskap energi yang berkembang di Rusia, di mana gas terus memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi saat ini dan masa depan.
3.60 GW
21 tahun
Rusia, Europe
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Rusia- Benua
- Europe
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Rusia — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.