World Power PlantsWorld Power Plants

Pembangkit Listrik Kimia Sitara Faisalabad40 MW Coal

Coal

Faisalabad Sitara Chemical power plant adalah pembangkit listrik tenaga batu bara yang terletak di Pakistan. Pembangkit ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 40 MW yang dihasilkan dari energi batu bara. Pembangkit ini mulai beroperasi pada tahun 2016. Dikelola oleh Sitara Chemical Industries Ltd.

Kapasitas
40 MW
Tahun Beroperasi
2016

10 tahun

Pemilik
Sitara Chemical Industries Ltd
Lokasi
31.5233°, 73.3886°

Pakistan, Asia

Lokasi

Koordinat:: 31.523300, 73.388600
Buka di Google Maps
Carbon Footprint820 g CO₂/kWh
Annual CO₂
158.0 Kt
193 GWh/year × 820 g/kWh
Cumulative CO₂
1.58 Mt
Over 10 years of operation
Est. Retirement
2056
30 years remaining
Annual emissions equivalent to
34.4K
cars per year
21.1K
homes per year
7.2M
trees to offset

Estimates based on Coal emission factor (820 g CO₂/kWh) and capacity factor (55%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.

Detail Teknis

Jenis Bahan Bakar Utama
Coal
Sumber Energi
Tidak Terbarukan
Negara
Pakistan
Benua
Asia
Sumber Data
Basis Data Pembangkit Listrik Global

PakistanProfil Energi

198
Total Pembangkit
98.4 GW
Total Kapasitas
HydroGasCoalOil
Bahan Bakar Teratas

Batubara sebagai Sumber Energi dalam Sektor Pembangkitan Energi

Batubara merupakan salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia, terutama dalam sektor pembangkitan energi. Sebagai bahan bakar fosil, batubara telah menjadi andalan dalam menghasilkan listrik, terutama di negara-negara dengan cadangan batubara yang melimpah seperti Amerika Serikat, China, dan Indonesia. Proses pembangkitan energi dari batubara melibatkan pembakaran batubara untuk menghasilkan uap, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?

Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.