Pembangkit listrik termal General Manuel Álvarez Moreno adalah pemain signifikan dalam lanskap pembangkit energi Meksiko, dengan kapasitas yang cukup besar sebesar 2754 MW. Fasilitas berbahan bakar gas ini, dioperasikan oleh Comisión Federal de Electricidad, memberikan daya penting ke jaringan nasional, memastikan pasokan listrik yang andal bagi jutaan konsumen. Terletak pada koordinat 19.0266° N dan 104.3193° W di Colima, pembangkit listrik ini memiliki pentingnya strategis di wilayah tersebut, terutama saat Meksiko berupaya untuk mendiversifikasi portofolio energinya sambil tetap bergantung pada bahan bakar fosil untuk sebagian besar pembangkit energinya. Diresmikan pada tahun 1982, pembangkit listrik termal General Manuel Álvarez Moreno menggunakan teknologi turbin pembakaran canggih, yang meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi dibandingkan dengan metode generasi yang lebih tua. Saat Meksiko bergerak menuju solusi energi yang lebih bersih, pembangkit listrik ini tetap integral dalam menyeimbangkan campuran energi, terutama selama periode permintaan tinggi. Konteks operasionalnya mencerminkan tantangan dan peluang dalam sektor energi Meksiko saat negara tersebut mengadopsi modernisasi dan tujuan keberlanjutan. Signifikansi fasilitas ini melampaui kapasitasnya; ini adalah bagian vital dari strategi nasional yang lebih luas untuk mengamankan sumber daya energi sambil mempertahankan pertumbuhan ekonomi.
2.75 GW
16 tahun
Meksiko, North America
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Meksiko- Benua
- North America
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.