Pembangkit Listrik Sabiya, yang terletak di Kuwait, adalah fasilitas pembangkit listrik berbahan bakar gas yang signifikan yang memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi negara tersebut. Dengan kapasitas yang mengesankan sebesar 5,366.5 MW, pembangkit ini merupakan landasan infrastruktur energi Kuwait, menyediakan listrik yang dapat diandalkan untuk mendukung sektor residensial dan industri. Terletak pada koordinat 29.5670, 48.1710, Sabiya mendapatkan manfaat dari lokasi strategisnya, yang meningkatkan efisiensi distribusi energi di seluruh wilayah. Fasilitas ini beroperasi terutama dengan gas alam, dengan minyak sebagai bahan bakar sekunder, yang mencerminkan sumber daya hidrokarbon yang luas di Kuwait dan ketergantungannya pada bahan bakar fosil untuk pembangkitan energi. Saat negara ini menavigasi lanskap kebijakan energinya, Pembangkit Listrik Sabiya sangat penting untuk strategi Kuwait dalam menyeimbangkan produksi energi dengan praktik berkelanjutan. Pemerintah Kuwait telah mengakui perlunya mendiversifikasi sumber energinya; namun, gas alam tetap menjadi pemain dominan dalam campuran energi saat ini. Akibatnya, Sabiya sangat penting tidak hanya untuk output energi langsungnya tetapi juga untuk perannya dalam memfasilitasi transisi bertahap Kuwait menuju solusi energi yang lebih berkelanjutan sambil memenuhi permintaan listrik yang terus meningkat.
5.37 GW
11 tahun
Kuwait, Asia
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Kuwait- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.