Pembangkit Listrik Shahid Rajai adalah fasilitas pembangkit listrik berbahan bakar gas yang kritis yang terletak di Iran, memberikan kontribusi signifikan terhadap lanskap energi negara tersebut. Dengan kapasitas sebesar 2042.8 MW, pembangkit listrik ini memainkan peran penting dalam memenuhi permintaan energi di wilayah tersebut dan merupakan bagian dari strategi Iran untuk mendiversifikasi sumber energinya sambil terutama bergantung pada gas alam. Fasilitas ini menggunakan teknologi turbin gas canggih, yang dikenal karena efisiensinya dan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan pembangkit berbahan bakar batu bara. Terletak pada koordinat 36.1597, 50.2994, Pembangkit Listrik Shahid Rajai diposisikan secara strategis untuk memasok listrik ke jaringan lokal, meningkatkan keamanan energi di daerah sekitarnya. Saat Iran terus fokus pada pengembangan kemampuan pembangkit energinya, fasilitas gas seperti Shahid Rajai sangat penting dalam menyediakan pasokan listrik yang stabil dan andal. Konteks operasional pembangkit listrik ini sejalan dengan kebijakan energi yang lebih luas di Iran, yang menekankan pengembangan sumber daya gas alam sebagai alternatif yang lebih bersih daripada bahan bakar fosil. Selain itu, pembangkit ini mendukung jaringan nasional selama periode permintaan puncak, menunjukkan perannya yang vital dalam memastikan stabilitas energi di Iran.
2.04 GW
27 tahun
Iran, Asia
Lokasi
Estimates based on Gas emission factor (490 g CO₂/kWh) and capacity factor (45%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Gas
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Iran- Benua
- Asia
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Pembangkit Listrik Terdekat
Gas sebagai Sumber Energi dalam Pembangkitan Listrik dan Sektor Energi
Gas alam merupakan salah satu sumber energi yang semakin penting dalam pembangkitan listrik dan sektor energi secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gas alam sebagai bahan bakar telah meningkat secara signifikan, terutama karena sifatnya yang lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak bumi. Gas alam terdiri terutama dari metana, yang ketika dibakar menghasilkan emisi karbon dioksida yang lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.