World Power PlantsWorld Power Plants

OBRA-A1.094 MW Batu Bara

Coal

OBRA-A adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik India, yang terletak di benua Asia. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik berbahan bakar fosil, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 1.094 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi coal untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Untuk memastikan fleksibilitas dan keandalan, stasiun juga dikonfigurasi untuk menggunakan oil sebagai sumber bahan bakar tambahan atau sekunder. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh Uttar Pradesh Power Corporation Limited, yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Fasilitas ini secara resmi terhubung ke jaringan listrik komersial pada 1979, dan sejak itu fasilitas tersebut mempertahankan keluaran regulernya, dan memainkan peran terstruktur dalam keamanan pasokan listrik dalam negeri. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di India, OBRA-A menempati posisi #129 di antara semua pembangkit listrik coal yang beroperasi. Kapasitas sebesar 1.094 MW mewakili 0,33% dari total kapasitas pembangkitan India terpasang di coal, yang saat ini berjumlah 328.351 MW. Instalasi coal operasional terbesar di India adalah VINDH_CHAL STPS dengan output sebesar 4.760 MW, sehingga membuat OBRA-A kira-kira 4,4 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,2129% dari total kapasitas pembangkitan India sebesar 513.890 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik coal (dimodelkan pada 55% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 5.270.892 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di India mengonsumsi listrik sebesar 3 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 1.756.964. Dengan memanfaatkan proses pembangkit listrik tenaga panas tradisional, stasiun ini menyalurkan energi yang dapat dikirim ke jaringan listrik, mendukung ketahanan jaringan listrik selama periode ketersediaan sumber daya terbarukan rendah dan memenuhi permintaan beban dasar industri. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis 24,4448° lintang dan 82,9803° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup VINDH_CHAL STPS (coal, 4.760 MW), Vindhyachal Thermal Power Station (gas, 4.760 MW), RIHAND (coal, 3.000 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor India ini.

Kapasitas
1.094 MW

1.09 GW

Tahun Beroperasi
1979

47 tahun

Pemilik
Uttar Pradesh Power Corporation Limited
Lokasi
24.4448°, 82.9803°

India, Asia

Lokasi

Koordinat:: 24.444800, 82.980300
Buka di Google Maps
Carbon Footprint820 g CO₂/kWh
Annual CO₂
4.32 Mt
5271 GWh/year × 820 g/kWh
Cumulative CO₂
203.14 Mt
Over 47 years of operation
Past Retirement
2019
7 years past expected retirement
Annual emissions equivalent to
939.6K
cars per year
576.3K
homes per year
196.5M
trees to offset

Estimates based on Coal emission factor (820 g CO₂/kWh) and capacity factor (55%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.

Detail Teknis

Jenis Bahan Bakar Utama
Coal
Sumber Energi
Tidak Terbarukan
Negara
India
Benua
Asia
Sumber Data
Basis Data Pembangkit Listrik Global

IndiaProfil Energi

1.805
Total Pembangkit
513.9 GW
Total Kapasitas
CoalGasHydroSolar
Bahan Bakar Teratas

Batubara sebagai Sumber Energi dalam Sektor Pembangkitan Energi

Batubara merupakan salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia, terutama dalam sektor pembangkitan energi. Sebagai bahan bakar fosil, batubara telah menjadi andalan dalam menghasilkan listrik, terutama di negara-negara dengan cadangan batubara yang melimpah seperti Amerika Serikat, China, dan Indonesia. Proses pembangkitan energi dari batubara melibatkan pembakaran batubara untuk menghasilkan uap, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?

Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.