World Power PlantsWorld Power Plants
Chili

Pembangkit Listrik di Chili

383 total pembangkit · 31.5 GW · South America

Total Pembangkit
383
Total Kapasitas
31.5 GW
Energi Terbarukan
57.4%

17.0 GW dari sumber terbarukan

Distribusi Bahan Bakar
Hydro
5.7%(22)
Coal
2.9%(11)
Gas
2.9%(11)
Oil
0.8%(3)
Solar
0.5%(2)
Wind
0.3%(1)

Sumber Energi berdasarkan Kapasitas

Hydro
12.6 GW143
Gas
4.9 GW17
Coal
4.8 GW14
Solar
4.5 GW81
Oil
2.9 GW71

Sektor Energi dan Pembangkitan Listrik di Chili

Chili, yang memiliki kode negara CHL, dikenal sebagai salah satu negara di Amerika Selatan yang memiliki sistem energi yang cukup berkembang. Sektor energi di Chili memiliki karakteristik yang unik, dengan ketergantungan yang signifikan pada sumber energi terbarukan, terutama energi hidro dan energi matahari. Selama beberapa dekade terakhir, pemerintah Chili telah berupaya untuk meningkatkan kapasitas pembangkitan listrik dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Pembangkitan listrik di Chili didominasi oleh pembangkit listrik tenaga air, yang menyuplai sekitar 30% dari total konsumsi energi. Negara ini memiliki banyak sungai dan bendungan yang mendukung pengembangan pembangkit listrik tenaga air. Selain itu, Chili juga memiliki potensi energi angin yang besar, terutama di wilayah utara dan selatan, yang telah mulai dimanfaatkan dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat peningkatan pesat dalam kapasitas energi terbarukan yang terpasang, terutama energi surya. Chili memiliki salah satu wilayah dengan sinar matahari paling intens di dunia, yaitu Atacama Desert. Oleh karena itu, banyak proyek pembangkit listrik tenaga surya telah dikembangkan di daerah ini. Hingga 2021, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya di Chili mencapai lebih dari 3.500 megawatt, menjadikannya salah satu pemimpin dalam penggunaan energi surya di dunia.

Di sisi lain, Chili juga mengandalkan pembangkit listrik tenaga geotermal dan energi angin untuk diversifikasi sumber energi. Pemerintah Chili telah menetapkan target ambisius untuk mencapai 70% dari total konsumsi energi menggunakan sumber energi terbarukan pada tahun 2050. Untuk mencapai tujuan ini, berbagai insentif dan kebijakan telah diterapkan untuk menarik investasi di sektor energi terbarukan.

Meskipun ada kemajuan signifikan dalam penggunaan energi terbarukan, sektor energi di Chili masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah masalah infrastruktur, di mana jaringan listrik yang ada perlu ditingkatkan untuk mengakomodasi pertumbuhan kapasitas pembangkit listrik. Selain itu, tantangan dalam penyimpanan energi dan manajemen permintaan juga perlu diatasi agar sistem energi dapat berfungsi secara efisien.

Sektor energi di Chili diatur oleh beberapa lembaga pemerintah, termasuk Kementerian Energi, yang bertanggung jawab untuk merumuskan kebijakan energi nasional. Di samping itu, ada juga badan pengatur yang mengawasi kegiatan sektor energi untuk memastikan bahwa pasar energi berfungsi dengan baik dan adil.

Secara keseluruhan, sektor energi dan pembangkitan listrik di Chili sedang berada dalam fase transformasi yang cepat, dengan fokus pada pengembangan energi terbarukan dan keberlanjutan. Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dan komitmen pemerintah untuk mempercepat transisi energi, Chili diharapkan dapat menjadi model bagi negara lain dalam pengembangan energi bersih dan berkelanjutan di masa depan.

Pembangkit Listrik

Nama PembangkitJenisKapasitasTahun
TERMOELECTRICA TOCOPILLA (U12)Coal1,001.7 MW2004
NEHUENCOGas874.7 MW2014
ATACAMA (CC1-CC2)Gas767.8 MW2014
GUACOLDACoal760 MW1996
Ralco Hydroelectric PlantHydro690.12 MW2004
RALCOHydro690 MW2004
Mejillones Power PlantGas575.793 MW2014
PEHUENCHEHydro570 MW1999
Pehuenche Pembangkit HidroelektrikHydro570 MW1991
TERMOELECTRICA ANGAMOS 1(ANG1)_ 2(ANG2)Coal488.3 MW2018
BOCAMINA (I-II)Coal478 MW1999
COLBUNHydro474 MW1996
Pembangkit Listrik Tenaga Air ColbúnHydro467.3 MW1980
Pembangkit Listrik Tenaga Air PangueHydro467 MW1993
PANGUEHydro467 MW1999
EL TOROHydro450 MW2004
Pembangkit Listrik Tenaga Air El ToroHydro450 MW2004
Nehuenco II Power PlantGas411.236 MW2014
SAN ISIDRO IIGas406.35 MW2002
Copiapó Solar ProjectSolar390 MW2016
SAN ISIDRO IGas379 MW1999
Bendungan RapelHydro378 MW1994
RAPELHydro378 MW1994
NUEVA RENCAOil369.904 MW1999
SANTA MARIACoal341.991 MW2015
ANGOSTURAHydro324 MW2004
Pembangkit Listrik Tenaga Air AngosturaHydro323.8 MW2010
VENTANASCoal322 MW1999
ANTUCOHydro320 MW2004
Pembangkit Hidroelektrik AntucoHydro320 MW2015
TERMOELECTRICA MEJILLONES (CTM1)Coal318.9 MW2014
Norgener Power PlantGas276.39 MW1998
Campiche Central Thermoelectric PlantGas269.66 MW2007
Ventanas Power PlantGas267.076 MW2016
stasiun pembangkit listrik tenaga air Las LajasHydro264 MW2013
TERMOELECTRICA NORGENER (NTO2)Coal259.3 MW1999
QUINTEROOil255.2 MW1996
CANDELARIAGas253.9 MW2010
NUEVA VENTANASCoal248.989 MW2010
CAMPICHECoal248.989 MW2010
TALTALGas244.4 MW1999
YUNGAYOil199.1 MW-
El RomeroSolar196 MW2016
Parque eólico San JuanWind193.2 MW2019
stasiun pembangkit listrik hidro RucúeHydro178.4 MW2014
RUCUEHydro178 MW2014
ALFALFALHydro178 MW2000
stasiun pembangkit listrik hidro AlfalfalHydro178 MW2015
TERMOELECTRICA TARAPACACoal172.2 MW2005
Canutillar pembangkit listrik tenaga airHydro172 MW1984

Menampilkan 50 dari 383 pembangkit