Usina Hidrelétrica de Ilha Solteira, yang terletak di Brasil pada koordinat -20.3819° S dan -51.3647° W, adalah fasilitas pembangkit listrik tenaga air utama dengan kapasitas 3444 MW. Dioperasikan oleh Rio Paraná Energia S.A., pembangkit listrik ini adalah salah satu yang terbesar di Brasil dan memainkan peran penting dalam lanskap energi negara, yang sangat bergantung pada tenaga air. Fasilitas ini memanfaatkan aliran Sungai Paraná, menggunakan teknologi hidroelektrik canggih yang mengubah energi kinetik dari air yang mengalir menjadi listrik. Metode pembangkitan energi ini terkenal karena keberlanjutannya dan dampak lingkungan yang rendah dibandingkan dengan opsi berbasis bahan bakar fosil. Usina Hidrelétrica de Ilha Solteira tidak hanya menyediakan jumlah listrik yang signifikan untuk jaringan nasional tetapi juga berkontribusi pada pengendalian banjir dan upaya irigasi di daerah tersebut, meningkatkan pentingnya bagi komunitas lokal. Saat Brasil terus memprioritaskan sumber energi terbarukan dalam kebijakan energi nasionalnya, pembangkit listrik Ilha Solteira menjadi contoh komitmen negara terhadap pembangunan berkelanjutan dan keamanan energi. Lokasinya yang strategis di salah satu sungai utama Amerika Selatan memungkinkan pembangkitan energi yang dioptimalkan, menjadikannya aset penting dalam pencarian Brasil untuk masa depan energi yang lebih hijau dan lebih tangguh.
3.44 GW
53 tahun
Brasil, South America
Lokasi
Zero Direct Emissions
Usina Hidrelétrica de Ilha Solteira is a hydro power plant producing approximately 12068 GWh of clean electricity per year with zero direct CO₂ emissions during operation.
Lifecycle emissions: ~24 g CO₂/kWh (manufacturing, transport, decommissioning)
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Hydro
- Sumber Energi
- Terbarukan
- Negara
Brasil- Benua
- South America
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Brasil — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Pembangkit Energi Hidro: Sumber Energi Terbarukan
Energi hidro merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang paling banyak digunakan di dunia untuk menghasilkan listrik. Proses pembangkitan energi hidro memanfaatkan aliran air, umumnya dari sungai, danau, atau waduk, untuk memutar turbin yang kemudian menggerakkan generator listrik. Energi ini bersifat ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca selama proses operasionalnya, menjadikannya alternatif yang sangat baik dibandingkan dengan sumber energi fosil.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.