World Power PlantsWorld Power Plants

Candiota III350 MW Batu Bara

Coal

Candiota III adalah aset infrastruktur utama dalam jaringan pembangkit listrik Brasil, yang terletak di benua Amerika Selatan. Ditunjuk sebagai stasiun pembangkit listrik berbahan bakar fosil, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 350 MW. Operasi utamanya bergantung pada pemanfaatan sumber energi coal untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Manajemen operasional dan kepemilikan fasilitas ditangani oleh Companhia Riograndense de Energia (CREN), yang mengawasi pemeliharaan harian dan integrasi pengiriman jaringan. Fasilitas ini secara resmi terhubung ke jaringan listrik komersial pada 2011, dan sejak itu fasilitas tersebut mempertahankan keluaran regulernya, dan memainkan peran terstruktur dalam keamanan pasokan listrik dalam negeri. Dalam hal kapasitas produksi dalam negeri di Brasil, Candiota III menempati posisi #6 di antara semua pembangkit listrik coal yang beroperasi. Kapasitas sebesar 350 MW mewakili 8,47% dari total kapasitas pembangkitan Brasil terpasang di coal, yang saat ini berjumlah 4.130 MW. Instalasi coal operasional terbesar di Brasil adalah Usina Termelétrica Pecém dengan output sebesar 1.085 MW, sehingga membuat Candiota III kira-kira 3,1 kali lebih kecil jika dibandingkan. Di seluruh jenis bahan bakar dan teknologi pembangkit listrik di seluruh negeri, fasilitas ini menyumbang 0,1398% dari total kapasitas pembangkitan Brasil sebesar 250.382 MW. Berdasarkan karakteristik faktor kapasitas historis pembangkit listrik coal (dimodelkan pada 55% untuk analisis), perkiraan pembangkitan listrik tahunan fasilitas tersebut dihitung sekitar 1.686.300 MWh. Dengan menerapkan statistik konsumsi domestik, yaitu rata-rata rumah tangga di Brasil mengonsumsi listrik sebesar 3 MWh setiap tahunnya, maka tingkat produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di sekitar rumah dengan daya sebesar 562.100. Dengan memanfaatkan proses pembangkit listrik tenaga panas tradisional, stasiun ini menyalurkan energi yang dapat dikirim ke jaringan listrik, mendukung ketahanan jaringan listrik selama periode ketersediaan sumber daya terbarukan rendah dan memenuhi permintaan beban dasar industri. Lokasi fisik stasiun terletak pada koordinat geografis -31,5458° lintang dan -53,6566° bujur. Analisis infrastruktur jaringan lokal menunjukkan kepadatan aset lain dalam radius 50 kilometer. Fasilitas terdekat ini mencakup Presidente Médici A B (coal, 446 MW), Marfrig Bagé (oil, 3,2 MW), yang mewakili sekelompok aset listrik yang dilokalkan. Penempatan geografis ini penting untuk memperkuat infrastruktur distribusi regional dan meminimalkan hilangnya saluran transmisi di sektor Brasil ini.

Kapasitas
350 MW
Tahun Beroperasi
2011

15 tahun

Pemilik
Companhia Riograndense de Energia (CREN)
Lokasi
-31.5458°, -53.6566°

Brasil, South America

Lokasi

Koordinat:: -31.545800, -53.656600
Buka di Google Maps
Carbon Footprint820 g CO₂/kWh
Annual CO₂
1.38 Mt
1686 GWh/year × 820 g/kWh
Cumulative CO₂
20.74 Mt
Over 15 years of operation
Est. Retirement
2051
25 years remaining
Annual emissions equivalent to
300.6K
cars per year
184.4K
homes per year
62.9M
trees to offset

Estimates based on Coal emission factor (820 g CO₂/kWh) and capacity factor (55%). Actual emissions may vary based on operating conditions, efficiency, and fuel quality.

Detail Teknis

Jenis Bahan Bakar Utama
Coal
Sumber Energi
Tidak Terbarukan
Negara
Brasil
Benua
South America
Sumber Data
Basis Data Pembangkit Listrik Global

BrasilProfil Energi

2.402
Total Pembangkit
250.4 GW
Total Kapasitas
HydroGasBiomassWind
Bahan Bakar Teratas

Batubara sebagai Sumber Energi dalam Sektor Pembangkitan Energi

Batubara merupakan salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia, terutama dalam sektor pembangkitan energi. Sebagai bahan bakar fosil, batubara telah menjadi andalan dalam menghasilkan listrik, terutama di negara-negara dengan cadangan batubara yang melimpah seperti Amerika Serikat, China, dan Indonesia. Proses pembangkitan energi dari batubara melibatkan pembakaran batubara untuk menghasilkan uap, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?

Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.