TIHANGE 3 adalah pembangkit listrik nuklir yang vital yang terletak di Belgia, dengan koordinat geografis 50.5342, 5.2751. Fasilitas ini, yang diresmikan pada tahun 1985, memiliki kapasitas pembangkitan energi yang substansial sebesar 2053.8 MW, menjadikannya komponen kritis dari infrastruktur energi Belgia. Sebagai fasilitas nuklir, TIHANGE 3 menggunakan teknologi reaktor air bertekanan, yang dikenal karena efisiensi dan keandalannya dalam menghasilkan energi rendah karbon. Fasilitas pembangkit listrik ini membantu Belgia mempertahankan pasokan energi yang stabil sambil memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca. Peran TIHANGE 3 sangat penting dalam konteks kebijakan energi Uni Eropa yang menekankan keberlanjutan dan transisi menuju sumber energi rendah emisi. Mengingat komitmen Belgia untuk menghapus bahan bakar fosil, energi nuklir tetap menjadi landasan strategi energinya, memastikan keamanan dan kemandirian energi. Efisiensi operasional dan langkah-langkah keselamatan yang diterapkan di TIHANGE 3 mematuhi standar regulasi yang ketat, mencerminkan dedikasi negara untuk mempertahankan protokol keselamatan yang tinggi dalam produksi energi nuklir. Saat Belgia menavigasi transisi energi, TIHANGE 3 terus menjadi sumber daya yang andal, mendukung jaringan lokal dan tujuan energi nasional.
2.05 GW
41 tahun
Belgia, Europe
Lokasi
Zero Direct Emissions
TIHANGE 3 is a nuclear power plant producing approximately 15293 GWh of clean electricity per year with zero direct CO₂ emissions during operation.
Lifecycle emissions: ~12 g CO₂/kWh (manufacturing, transport, decommissioning)
Detail Teknis
- Jenis Bahan Bakar Utama
- Nuclear
- Sumber Energi
- Tidak Terbarukan
- Negara
Belgia- Benua
- Europe
- Sumber Data
- Basis Data Pembangkit Listrik Global
Belgia — Profil Energi
Pembangkit Listrik Terdekat
Energi Nuklir: Sumber Energi dalam Sektor Pembangkit Listrik
Energi nuklir merupakan salah satu sumber energi yang penting dalam sektor pembangkit listrik di berbagai negara di seluruh dunia. Proses pembangkitan energi nuklir melibatkan fusi atau fisi nuklir, di mana inti atom berat seperti uranium atau plutonium dibelah untuk menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan dari reaksi ini digunakan untuk memanaskan air, menghasilkan uap, dan menggerakkan turbin yang pada gilirannya menghasilkan listrik.
Melihat Data yang Salah atau Tidak Lengkap?
Bantu kami meningkatkan database dengan melaporkan koreksi atau pembaruan. Kontribusi Anda membantu menjaga data pembangkit listrik global kami tetap akurat dan terkini.